ICMI Apresiasi Kinerja Pemerintah Tanggap Tangani Bencana

Jakarta, MINA – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengapresiasi kinerja pemerintah Indonesia dan seluruh kalangan masyarakat yang bertindak cepat menangani bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah.

Ketua Umum ICMI Prof. DR. Jimly Asshiddiqie mengatakan pada Senin (1/10) bahwa yang paling penting saat ini untuk krisis di Palu dan Donggala adalah persatuan, doa serta distribusi bantuan dari semua komponen di Tanah Air.

“Lupakan dulu berbagai hiruk pikuk politik yang terjadi di tahun ini. Mari kita bersatu dan doakan, bersama-sama membantu korban gempa dan keluarganya,” ujar Jimly.

Jimly mengungkapkan, ICMI turut merasakan duka dan prihatin terhadap para korban jiwa bencana gempa bumi dan tsunami di Palu maupun Donggala. Apalagi bencana alam yang terjadi menimpa saudara sebangsa.

“Kita berdoa yang terbaik untuk semua korban. Mari doakan agar tidak ada lagi korban meninggal setelah ini. Tanah Air sudah sangat berduka dengan gempa yang ada di NTB kemarin,” ucap Jimly.

Sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban duka masyarakat terdampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, ICMI telah menggerakkan penggalangan donasi sejak awal bencana alam terjadi.

Jimly mengimbau, masyarakat yang ingin berkontribusi untuk memberikan bantuan ke masyarakat di Palu dan Donggala melalui ICMI, dapat menyalurkannya langsung ke nomor rekening ICMI di Bank Muamalat Indonesia 301.0072494 atas nama ICMI.

Dana yang terkumpul akan langsung didistribusikan kepada para korban dan masyarakat yang membutuhkan di Palu serta Donggala akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Duka yang menyelimuti Indonesia pada Jumat lalu (28/9) disebabkan Palu dan Donggala dihantam bencana alam gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo dan tsunami setinggai 1,5 meter.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, gempa bumi susulan masih terus terjadi hingga Senin pukul 13.00 WITA yang berarti semuanya telah berjumlah 254 kali sejak hari pertama bencana alam di Sulawesi Tengah.

Menurut data dari BNPB per hari Senin, tercatat ada 844 orang korban meninggal dunia akibat gempa di Palu dan Donggala dan saat ini masih terus dilakukan proses evakuasi serta pemulihan. (R/ais/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Sumber : siaran pers icmi