IKADI Keluarkan Pernyataan Atas Penyerbuan Israel ke Masjidil Aqsa

Jakarta, MINA –  Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (PP IKADI) mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang penyerbuan Israel terhadap Masjidil Aqsa, setelah mencermati perkembangan terkini yang terjadi di Palestina.

Terutama penyerbuan yang dilakukan tentara Israel terhadap Masjidil Aqsa yang mengakibatkan lebih dari 150 warga Palestina terluka dan ratusan lainnya ditangkap, usai shalat Jumat (15/4), juga kekejaman, kebrutalan, dan kekerasan yang terus ditunjukkan oleh Israel terhadap rakyat Palestina.

Pengurus Pusat Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut,

Pertama, Seluruh umat Islam adalah bersaudara. Firman Allah Ta’ala, “Sesungguhnya orang-orang beriman (di mana pun berada) itu bersaudara” (QS Al Hujuraat : 10). Apapun yang menimpa umat Islam di manapun akan selalu menjadi perhatian bagi umat Islam Indonesia.

Kedua, Mengecam keras penyerbuan yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel terhadap Masjidil Aqsa yang merupakan tempat suci sekaligus kiblat pertama bagi umat Islam, lebih ironis lagi hal itu justru dilakukan usai umat Islam di Al-Quds menunaikan shalat Jumat dan dilakukan di bulan suci Ramadhan, dan telah mengakibatkan jatuhnya ratusan korban luka, dan lebih dari 400 lainnya ditangkap.

IKADI juga menuntut Israel untuk menghentikan segala macam bentuk pelecehan terhadap tempat suci umat Islam di Palestina, khususnya Masjidil Aqsa, dan menjamin agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Israel harus mengakhiri segala macam bentuk kekerasan, penindasan dan pembantaian yang ditujukan terhadap rakyat Palestina, juga menjamin dan melindungi hak-hak mereka untuk beribadah dan menjalankan hak-hak sipil mereka, serta menuntut dibukanya akses kepada dunia luar untuk memantau langsung kondisi mereka.

Ketiga, Mendesak pemerintah Republik Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia untuk mengambil sikap tegas dan langkah konkret untuk melindungi Masjidil Aqsha, sekaligus menghentikan tragedi kemanusiaan di Palestina melalui Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Organisasi Konferensi Islam (OKI), dan berbagai organisasi internasional lainnya, terus mendorong terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dan mengakhiri penjajahan Israel terhadap Palestina, di mana hal itu selaras dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Keempat, Menginstruksikan semua Pengurus Wilayah IKADI di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif bersama dengan elemen umat Islam lainnya dalam melaksanakan aksi solidaritas untuk muslim Palestina.

Mengajak kepada seluruh umat Islam untuk memanjatkan doa dan melaksanakan Qunut Nazilah, semoga Allah Ta’ala menolong umat Islam yang ada di Palestina dan juga di belahan dunia lainnya yang saat ini sedang mengalami penindasan.

Pernyataan sikap IKADI ini ditandatangani oleh Ketua Umum IKADI Dr. K.H. Ahmad Kusyairi Suhail, dan Sekretaris Jenderal IKADI Dr. H. Khairan M. Arif. (R/R4/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)