Ikhwan Basri: Berdagang Diiringi Dusta Akan Mengotori Hasil

Foto: Ikhwan A Basri di program acara Ekonomi Islam Rasil TV

Cibubur, Bekasi, MINA – Pengamat dan Penggerak Ekonomi Syariah, sekaligus Anggota Kelompok Kerja Perbankan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Ikhwan A Basri mengatakan, apabila cara berdagang kita diiringi dengan dusta, maka akan mengotori hasil yang diperoleh.

“Biasanya meyakinkan pembeli dengan banyak sekali omongan, padahal kualitas barangnya tidak begitu bagus, sampai-sampai bersumpah agar barangnya terjual, jangan seperti itu, cara berdagang kita terdapat unsur yang tidak baik,” ujarnya melalui Youtube Rasil TV di program acara Ekonomi Islam bertema“Hijrah Menuju Ekonomi Islam Khusus Micro Informal”. Selasa (26/1).

“Juga, ketika berdagang begitu Azan berkumandang, ditutup dahulu tokonya, jika tidak begitu walaupun halal tapi berkahnya tidak ada,” tambahnya.

Ia menyarankan, jika sudah terlanjur melakukan, maka bertaubatlah kepada Allah, dan bersihkan harta kita dengan sedekah.

“Jika ingin Allah memberkahi berdagang kita, mari kita melakukan dagang itu dengan akhlak atau adab Islam, supaya apa yang kita dapatkan itu bukan hanya memberikan pendapatan bagi kita, tetapi pendapatan itu berkah dan memberikan ketenangan batin didalam keluarga,” terangnya.

Lebih lanjut, Ikhwan mengungkapkan, dari sejumlah peristiwa yang ia temui, bahwa para pelaku UMKM dan UMK baik sektor formal, informal, yang terhubung dengan media elektronik, mendengarkan ceramah-ceramah tentang berdagang yang diharamkan, mereka menjadi merasa tercerahkan dan berkeinginan berhijrah.

“Juga ada impian bagaimana mereka mendukung gerakan menuju ekonomi syariah, selama ini mereka tidak pernah memikirkan tentang riba, berdagang yang diharamkan, dengan adanya ceramah mereka berfikir, kita hidup didunia hanya sementara dan akan menghadap Allah, maka harus menyiapkan bekal akhirat,” katanya.

Ikhwan berpesan, jika berniat dengan sungguh-sungguh ingin hijrah meninggalkan segala hal yang diharamkan, walaupun hanya pedagang kecil, maka Allah akan memberikan jalan keluar. (L/Hju/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)