Imaam Jama’ah Muslimin Resmikan Jama’ah Tv

Jakarta, MINA – –  Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur meresmikan Rumah Dakwah, Kantor, Studio dan pengurus Al Jama’ah Tv di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Kamis (21/3) malam.

Pimpinan Al Jama’ah Tv Ir. Nur Ikhwan Abadi mengungkapkan, sejak 2 tahun lalu Imaam sudah lama terpikir untuk membentuk televisi daring sebagai media dakwah Jama’ah Muslimin (Hizbullah).

“Maka kita perlu membuat konten-konten dakwah Islam yang mempunyai ciri khas akhlak muslim, untuk mensyiarkan dakwah kita hingga ke seluruh penjuru dunia,” kata Nur Ikhwan dalam sambutannya.

“Awalnya kita memyodorkan ke Imaam nama-nama Tv daring seperti MINA Tv, Hizbullah Tv dan akhirnya Imaam memutuskan untuk memakai nama Al Jama’ah Tv. Nama Al Jama’ah Tv terinspirasi dari kata Jama’ah Muslimin yang artinya bersatu dalam satu barisan.”

“Untuk sementara kita buat yang daring terlebih dahulu, kemudian diupload ke YouTube, Facebook.  Kita perlu tempat studio Tv yang kedap suara agar tidak bisa masuk suara bisa menghasilkan suara yang bagus,” katanya.

Ia mengatakan, berdirinya kantor Jama’ah Tv,  berkat kerjasama para donatur memberikan materi maupun pemikiran.

“Dengan adanya Al Jama’ah Tv kita akan membuat konten-konten dakwah yang Islami mencerahkan umat.”

Dia mengharapkan semua kru bisa memaksimalkan tenaga dan pikiran untuk perjuangan dakwah Jama’ah Muslimin.

Sementara itu Amir Dakwah Pusat Jama’ah Muslimin Hizbullah Agus Priyono mengatakan Al Jama’ah Tv adalah media tv streaming yang sudah lama dimimpikan.

“Karena dengan keberadaan Al Jama’ah Tv ini menjadi startegi dakwah kita untuk mensyiarkan dakwah Rasulullah ke umat Islam ke seluruh penjuru dunia,” tegasnya.

Dia menjelaskan, jumlah pengguna media sosial 6 kali lipat dari jumlah penduduk. Hal ini bahwa menunjukan Medsos menjadi kebutuhan masyarakat khususnya umat Islam sebagai media dakwah.

“Medsos adalah media dakwah Umat Islam dan juga sebagai senjata dalam mensyiarkan dakwah yang baik. Tentu kuncinya adalah bagaimana kita bisa membuat konten dakwah yang lebih baik.”

Dia mencontohkan orang awalnya tidak terkenal menjadi terkenal hingga viral karena adanya Medsos, tidak tutup kemungkinan Al Jamaah bisa dimanfaatkan. Sebagai tantangan dakwah, isi dakwah menjadi menarik agar bisa diterima dimasyarakat.

“Menampilkan akhlak Al-Qur’an dan As Sunnah. Mudah-mudahan tv kita menjadi kiprah dakwah sehingga kita menjadi efektif. Menjadi acuan umat Islam. Menjadi tuntutan umat Islam,” ujar Agus. (L/R03/P1)

Mi’raj News Agency MINA

 

Comments are closed.