Imaam Yakhsyallah Harapkan Sorghum di Muhajirun Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Al-Muhajirun, Lampung Selatan, MINA – Imaamul Muslimin, KH. Yakhsyallah Mansur mengharapkan sorghum dapat mensejahterakan masyarakat khususnya di Dusun Al-Muhajirun dan masyarakat pada umumnya.

Hal itu dikatakan Imaam saat mengunjungi kebun Sorghum yang terletak di Kompleks Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah, Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan, Ahad (7/3).

Selain ke kebun Sorghum, Imaam juga sekaligus melihat tempat penjemuran Sorghum dan mesin pembuat gula yang bahan gulanya adalah dari Sorghum yang terletak di tanah Wakaf Ponpes Al-Fatah.

“Pengembangan industri Sorghum adalah salah satu sarana untuk lebih mensejahterakan warga Muhajirun dan masyarakat pada umumnya, namun memang memerlukan ketekunan, kesungguhan serta kesabaran,” ujar Imaam.

“Semua ini hendaknya disyukuri, karena ini adalah bagian dari anugerah Allah Subhanahu Wata’ala, maka apabila kita mensyukuri Insyaallah akan terus berkembang,” jelasnya.

Imaam menegaskan, kesejahteraan itu akan didapat apabila hamba-Nya memperhatikan dan mensyukuri anugerah yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

“Kesejahteraan itu datang baik pada diri sendiri ataupun dalam lingkup masyarakat, itu untuk meningkatkan ibadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala,” tegasnya.

Sementara itu, tim Wakaf, Muhamad Mukhlasin mengatakan, tanaman sorghum selain untuk pertahanan pangan akibat pandemi virus corona, juga sebagai pengembangan usaha masyarakat.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis pangan akibat pandemi virus Corona, sekaligus meningkatkan penghasilan bagi petani karena nilai ekonomis yang dihasilkannya,” ujarnya.

Muklasin menjelaskan, kandungan nutrisi kalori dari Sorghum adalah 332 yang lebih rendah dari beras yaitu 360 dan protein yang dimiliki Sorghum sebanyak 11 yang lebih tinggi dari beras yang punya 7 protein, juga kandungan lemak lebih rendah 3.30 dari beras yang lemaknya berjumlah 6.70.

“Sangat direkomendasikan sekali untuk seorang yang memiliki sakit diabetes, penderita autism, jantung, karena nasi dari Sorghum tidak mengandung gluten, yang dapat memicu gula darah,” ujarnya.

Selain menerangkan manfaat dari sorghum yang sangat baik untuk kesehatan, Mukhlasin juga menjelaskan bahwa biaya penanaman Sorghum juga relatif lebih murah dan bisa dipanen sebanyak tiga kali dalam sekali tanam pada jangka waktu satu tahun.

“Satu kali tanam bisa tiga kali panen dalam satu tahunnya, lebih tahan kering dan panen tetap optimal meski dalam musim kemarau, juga tetap produktif mesti di tanam di lahan rendah potensi dan produktivitasnya (marginal),” jelasnya. (L/Adz/R12/P1)

Mi’raj News Agency (MINA).