Imaam Yakhsyallah: Idul Fitri Momentum Jaga Fitrah Manusia Sejati

Sindang Sari, Kabupaten Tangerang, MINA – Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur menyampaikan Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum menjaga fitrah manusia sejati.

Menurutnya, sebagaimana dalam firman-firman Allah yang saling menguatkan untuk menjelaskan bahwa manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan fitrah (Islam) yang mengakui keesaan Allah SWT.

Hal ini disampaikan saat Imaam Yakhsyallah menyampaikan Khutbah Idul Fitri 1440H yang dilaksanakan pada Selasa (4/6) di kompleks Masjid Jami Darussalam, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

“Yang dimaksud agama Allah SWT sebagaimana dalam Al-Quran Surat Ar-Rum ayat 30-32 adalah agama Islam karena manusia menurut fitrahnya adalah beragama Islam. Ini juga disebutkan dalam Al-Quran Surat Al-‘Araf ayat 172,” kata Imaam Yakhsyallah di hadapan ratusan jamaah Shalat Idul Fitri.

Dia juga menegaskan, Islam adalah satu-satunya agama yang mengajak kepada persaudaraan dan terwujudnya persatuan serta mengecam perpecahan dan perselisihan.

“Maka Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam sebagai pembawa Risalah Islam selalu mengarahkan umatnya untuk menjaga kesatuan (Al-Jama’ah) dan menjauhi perselisihan dan perpecahan (Al-Firqah),” tegasnya.

Dia juga menjelaskan keutamaan hidup berjamaah bagi kaum Muslimin dunia antara lain:

Pertama, melaksanakan ibadah yang sangat penting sebagaimana firman Allah SWT Q.S. Ali Imran ayat 103.

Kedua, mewujudkan kasih sayang dan persaudaraan sebagaimana juga dalam Q.S. Ali Imran ayat 103.

Ketiga, menyebabkan turunnya rahmat, sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW. “Berjamaah adalah rahmat, sedangkan berpecah belah adalah adzab.” (HR. Ahmad)

Keempat, dikumpulkan di Surga.

“Barangsiapa dari kalian menginginkan tinggal di tengah-tengah surga, maka hendaklah berpegang teguh kepada Al-Jama’ah karena setan bersama orang-orang yang sendirian dan dia dari dua orang lebih jauh.” (H.R. At-Tirmidzi dan Hakim menshahihkannya)

Kelima, terhindar dari segala macam problema/permasalahan
Problema terbesar umat Islam saat ini adalah penjajahan di bumi Palestina dan penguasaan Masjid Al-Aqsha oleh Zionis.(L/R01/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)