Imaam Yakhsyallah: Jangan Berpecah-belah Hanya Karena Masalah Furu’

Liwa, Lampung Barat, MINA – Imaamul Muslimin, Drs. KH. Yakhsyallah Mansur mengingatkan umat Islam agar tidak berpecah belah hanya karena perbedaan masalah furu’.

Menurutnya, kita sama-sama tahu sekarang banyak sekali perbedaan di umat Islam, jangan sampai perbedaan itu membuat perpecahan yang tidak diinginkan.

“Kita ini hanya manusia yang lemah ilmu, jangan karena hanya membaca satu hadits atau dalil dan tak mendalami, malah justru menyalahkan sesama umat Islam karena berbeda pendapat, hal seperti itu yang salah satunya membuat perpecahan,” kata Imaam Yakhsyallah saat silaturahim dan berbincang-bincang di kediaman pemilik Masjid Aminatul Jannah, Liwa, Lampung Barat, H. Dodi Panudi, Rabu (20/10).

Imaam Yakhsyallah juga berharap dengan kunjungannya ke masjid yang di dalamnya juga ada Rumah Tahfidz yang dalam proses perintisan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi.

Menurut H. Dodi Panudi, Rumah Tahfidz ini bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (STISQABM) Online yang menyediakan tenaga pengajar dari mahasiswanya.

STISQABM sendiri merupakan Sekolah Tinggi yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dengan saling menghormati adanya perbedaan yang sifatnya furu’ sesama umat Islam.

Imaam Yakhsyallah memberikan doa demi kerberkahan dan kelancaran masjid dan Rumah Tahfidz Aminatul Jannah tersebut.

Pada silaturahmi tersebut, Imaam Yakhsyallah didampingi Tokoh Agama Dusun Al-Muhajirun Ustadz Budiarso, Mudirusshuffah Ponpes Al-Fatah Lampung Ustadz Muflihudin, Lc., dan Wakil Ketua I (Waket I) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISQABM) Dr. Lili Sholehuddin, M.Pd.(L/iwn/B03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA).