Imaam Yakhsyallah Kunjungi Kebun Ketahanan Pangan Lampung Timur

Lampung Timur, MINA – Imaamul Muslimin, Drs. KH. Yakhsyallah Mansur, MA., mengunjungi kebun ketahanan pangan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Niyabah Lampung Timur tepatnya di desa Sido Makmur, Melinting, Lampung Timur, Ahad (11/10).

Pengelola Kebun Ketahanan Pangan, yang juga Maliyah (Bendahara) Niyabah Lamtim, Rumanto mengatakan, di lahan seluas kurang lebih 1 Hektare tersebut ditanami berbagai macam sayur-sayuran dan beberapa rempah.

“Kami menanam berbagai macam tumbuhan atau sayuran di lahan ini diantaranya terong, tomat, kacang panjang, mentimun, porang, buncis, dan singkong. Ini dikelola langsung oleh Ikhwan Niyabah sebanyak 10 orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, lahan tersebut adalah milik pribadi dan disewa oleh pihak Niyabah untuk menanam berbagai macam tanaman yang bisa membantu perekonomian masyarakat.

“Karena kami dari Niyabah tidak memiliki banyak lahan, maka kami menyewa, dan Alhamdulillah biaya sewa tanah tertutupi oleh hasil panen, bahkan lebih,” ujarnya.

Sementara, Imaamul Muslimin, Yakhsyallah Mansur, mengatakan bersyukur Ikhwan-ikhwan di Niyabah bisa produktif dan mampu mensejahterakan rakyat sedikit demi sedikit.

“Alhamdulillah, Imaam merasa diberikan kejutan luar biasa, melihat begitu suburnya tanaman-tanaman ini, inilah berkah yang Allah berikan dari bawah bumi,” ungkap Imaam.

Imaam berpesan, manfaatkan Kebun Ketahanan Pangan tersebut pada tiga fungsi, yakni utamanya sebagai ketahanan pangan, wisata agro, dan fungsi pendidikan (Edukasi Tarbiyah).

“Imaam berharap ini ditiru oleh niyabah-niyabah lain, sehingga kebutuhan umat terpenuhi dari adanya kebun-kebun ketahanan pangan,” harapnya.

Di samping itu, Naibul Imaam Lampung Timur, Fathurohman mengungkapkan, dengan adanya ketahanan pangan tersebut Ikhwan-ikhwan jadi terbantu, baik dari hasil panennya, maupun dalam proses penanaman dan perawatannya.

“Ini dikelola langsung oleh Ikhwan, sehingga Ikhwan bisa mendapat pekerjaan dan punya penghasilan,” ungkapnya. (L/R12/B03/P1).

Mi’raj News Agency (MINA).