Imaam Yakhsyallah Mansur: Jaga Islam Sebagai Fitrah Allah

Langkat, MINA – Imaamul Muslimin Yakhsyallah mengharapkan agar kaum Muslimin dapat menjaga agama Islam sebagai fitrah Allah.

“Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad dan pengikutnya untuk menghadapkan wajahnya dengan lurus kepada agama Allah, Al-Islam, karena manusia menurut fithrahnya adalah beragama Islam,” ujar Imaam Yakhsyallah pada Tabligh Akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam (Sumut-NAD) di Kompleks Ponpes Modern Al Fatah, Tanjung Pura, Langkat, Sumut, Ahad (23/6).

Imaam menekankan, bahwa manusia itu diciptakan oleh Allah dalam keadaan fitrah Islam yang mengakui keesaan Allah, ujarnya mengutip surat Ar-Ruum ayat 30 dan Al-A’raf ayat 172.

Imaam menambahkan, untuk tetap menjaga fitrah dalam beragama Islam, orang beriman agar mengamalkan taubat kepada Allah, menjaga takwa, mendirikan shalat dan menghindari perpecahan.

“Tentang menghindari perpecahan, Islam sangat mencela segala bentuk perpecahan, karena perpecahan merupakan perilaku orang musyrik,” ujarnya dalam tabligh bertema “Dengan Islam yang Rahmatan Lil ’Alamin, Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Ummat dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.”

Imaam Yakhsyallah mengingatkan, perpecahan adalah penyimpangan dari kebenaran, menyebabkan siksa yang berat, menyebabkan terlepas dari tanggung jawab Rasulullah dan perpecahan dapat menyebabkan kebinasaan.

Solusi dari semua itu adalah “dengan berpegang teguh pada agama Allah seraya berjama’ah, dan tidak berpecah-belah”.

“Dengan berjamaah akan terwujud kasih sayang dan persaudaraan, menjadi penyebab turunnya rahmat Allah, dan jalan menuju surga,” lanjutnya.

Pembicara lainnya adalah Khoiruddin,M.Pd, dari Kantor Kementerian Agama Langkat, Ustadz H. Irfan Yusuf, dan Pimpinan Ponpes Al-Fatah Tanjungpura Abdul Kadir Munir, yang juga alumni STAI Al-Fatah Cileungsi, Bogor.

Tabligh akbar ini juga dimeriahkan dengan digelarnya Expo Dunia Islam, kegiatan pameran terbuka untuk menampilkan berbagai hal maupun kegiatan dan perkembangan Muslimin di Dunia. (L/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)