Jakarta, MINA – Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur menyampaikan belasungkawa atas syahidnya tiga putra dari Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh.
Kantor media Hamas melaporkan tiga putra Haniyeh syahiddi pada Rabu (10/4) dalam serangan udara Israel terhadap mobil mereka saat mereka mengemudi di kamp pengungsi Al-Shati di sebelah barat Kota Gaza. Tiga cucu Haniyeh juga meninggal dunia dalam serangan itu.
“Saya ikut belasungkawa atas syahidnya tiga putra Ismail Haniyeh,” ujar Imaam Yakhsyallah Mansur, Jumat (12/4).
Ia juga menyampaikan beberapa hal terkait syahidnya tiga putra Haniyeh ini, pertama darah mereka akan mempercepat pembebasan Masjd Al Aqsa dan kemerdekaan Palestina serta kehancuran negara Zionis Israel.
Baca Juga: UNRWA: Serangan Israel Paksa Warga Gaza Mengungsi Lagi
Kedua, mereka akan menyambut orang tua dan seluruh keluarganya di surga. Ketiga, pada hakekatnya mereka tidak mati tetapi hidup dengan berbagai kemuliaan di surga.
“Keempat, mati syahid adalah puncak tujuan hidup perjuangan setiap muslim maka kematian tidak akan menyurutkan langkah pejuang,” tuturnya.
Kelima, ia menegaskan pembunuhan ini membuktikan kebrutalan Zionis dan hasilnya hanya akan menambah dikucilkanya negara Zionis dari percaturan masyarakat dunia dan menambah dukungan serta simpati dunia kepada rakyat Palestina.
“Semoga musibah ini menambah pahala bagi Ismail Haniyeh sekeluarga dan diganti dengan yang lebih baik,” ujarnya. (L/R7/R1)
Baca Juga: 62.966 Orang Jumlah Syahid dalam Genoside Israel per 28 Agustus 2025
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Genosida Israel per 27 Agustus 2025: Syahid 62.900 Jiwa