Imaam Yakhsyallah Sampaikan Tausyiah di Taklim Wilayah Kelantan Malaysia

Kelantan, Malaysia, MINA – Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur mengatakan, para ulama sepakat bahwa intipati dari Al-Quran adalah dalam surat Al-Fatihah dan kalimat bismillah.

“Setiap kalimat dan ayat dalam Surat Al-Fatihah memberikan pengertian berjamaah satu kesatuan,” demikian Imaam memberikan tausiahnya dalam taklim di Wilayah Kelantan, Malaysia, Selasa (5/2).

Turut Hadir dalam Taklim Wilayah di Kelantan, Malaysia yakni Dato Dr. Rusli Abdullah, Wali Jama’ah Muslimin Wilayah Malaysia,  Pimpinan Umum kantor berita MINA Shafril Lubis serta ikhwan akhwat dari berbagai negeri bagian seperti dari Kelantan, Kedah, Terengganu, Selangor dan Johor.

Imaam Yakhsyallah menjelaskan, dalam kalimat bismillah saja, umpamanya, dengan menggunakan ba yang disambungkan dengan alif. Ba dengan Ismillah memiliki tautan yang sangat jelas bahwa seluruh aspek harus menyatu untuk dapat memberi arti yang paripurna.

“Kewajiban kita, atas karunia Allah ini bersyukur dan memuji hanya kepada Allah sebagai Rabb sekalian alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imaam mengatakan, kemudian Allah mengulangi Rahman Rahim-Nya, Yang Memiliki dan Menguasai Hari Pembalasan. Sebagai hamba wajar menyerah kepada tuannya dengan pernyataan Hanya kepada Engkau kami menyerah Dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan.

“Dalam ayat terakhir surat Al-Fatihah, terdapat doa yang selalu kita ucapkan memohon hidayah kepada jalan yàng lurus dengan ditafsirkan dan dijabarkan oleh ayat selanjutnya, yaitu jalan orang yang diberi nikmat Iman dan Islam, bukan jalan orang yang dimurkai dan yang sesat,” tambahnya.

Dengan demikian, lanjutnya, seluruh ayat merupakan satu kesatuan ayat yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Dan sebagai umat Muslim seharusnya bersatu dalam satu kesatuan jamaah imaamah. (L/K03/Ais/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)