Imaam Yakhsyallah: Yakin Al-Aqsa Kembali ke Pangkuan Muslimin

Jakarta, MINA – Imaam Yakhsyallah Mansur menegaskan keyakinannya bahwa Masjid Al-Aqsa dapat kembali ke pangkuan Muslimin dan Palestina akan mendapatkan kemerdekaannya.

Imaam Yakhsyallah menyatakan hal itu sebagai narasumber pada Webinar Internasional Tasyakur Milad ke-8 Kantor Berita MINA bertema “Masa Depan Palestina di Tengah Dinamika Politik Dunia” di Jakarta, Kamis (24/12).

Ia menyebutkan landasan Al-Quran Surat Al-Isra ayat 5 tentang janji Allah yang pasti terlaksana, yakni terbebasnya Masjidil Aqsa dan Palestina dari penjajahan.

“Ini merupakan isyarat dari Allah tentang tumbangnya kejayaan Yahudi,” ujar Penasihat MINA tersebut.

Ia menyebutkan, secara sosiologi, rezim Yahudi telah kehilangan kemampuannya untuk bergaul dengan negara-negara di kawasan sekitarnya.

Secara demografi, jumlah warga Israel juga jauh tertinggal dengan warga Palestina yang cenderung terus meningkat. Sementara warga Israel malah cenderung menurun.

Belum lagi tumbuhnya kesadaran dunia internasional yang semakin meningkat terhadap perjuangan Palestina. Walaupun beberapa negara Arab justru menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

“Dalam hal ini kita Indonesia jangan sampai terpengaruh,” lanjut Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) tersebut.

Belum kalau ditinjau secara internal Israel itu sendiri, katanya selanjutnya, semakin menunjukkan kelemahannya. Mulai dari menurunnya peminat yang ingin menjadi militer, problematika krusial sosial politik, dan perpecahan nasional antar partai di sana.

“Kelihatannya mereka bersatu, tapi sesungguhnya internal mereka mengalami perpecahan yang akut,” ujarnya.

Ditambah semakin banyaknya generasi muda mereka yang eksodus keluar dari Israel, karena tidak mendapatkan keamanan dan kehidupan yang lebih baik dari sebeluimnya, imbuhnya.

“Itu semua sebenarnya menjadi tanda-tanda kehancuran mereka, tinggal para pejuang Palestina dan kita semua untuk terus berjuang. Soal waktunya kapan kemenangan itu, menjadi milik Allah. Indonesia saja terjajah 250 tahun, dengan perjuangan merdeka juga,” lanjutnya.

Untuk itu Imaam Yakhsyallah menekankan, Kantor berita MINA untuk terus meningkatkan diri sebagai corong untuk pembebebasan Palestina dan kembalinya Masjidil Aqsa ke tangan kaum Muslimin.

Tampil sebagai pembicara kunci (keynote speaker) pada seminar virtual tersebut, Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Direktur Timur Tengah  Kemenlu, Bagus Hendraning Kobarsyih, serta sambutan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun dan sambutan Pemimpin Umum MINA, Arief Rahman.

Tampil sebagai narasumber lainnya Abdul Muta’ali (Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI) dan Fadli Zon (Wakil Presiden Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds dan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI). Acara ditutup dengan doa untuk kembalinya Al-Aqsa ke tangan kaum Muslimin oleh Ali Farkhan Tsani, Duta Al-Quds. (L/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)