Imam Masjid Gaza Ajak Jihad Bebaskan Aqsha Lewat Medsos

Bandar Lampung, 29 Ramadhan 1437/ 4 Juli 2016 (MINA) – Imam Masjid Gaza Palestina, Syeikh Imad Ahmad Muqod, mengajak kaum Muslimin untuk berjihad membebaskan Masjid Al-Aqsha dengan memaksimalkan Media Sosial.

Hal ini disampaikan Syeikh Imad dihadapan jama’ah masjid At-Taqwa Komplek Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan, Senin, (4/7).

Menurutnya, Muslim di Indonesiapun bisa menjadi pejuang pembebas Masjid Al-Aqsha memanfaatkan media sosial.

“Dengan facebook, twitter dan lain lain kita bisa berjihad, saya ingin melalui internet kalian penuhi informasi tentang Aqsha dan Palestina, dengan ini kalian bisa mempertahankan Masjid Al-Aqsha setiap hari,” katanya.

Lebih lanjut, Syeikh Imad menegaskan perang informasi merupakan bagian dari perang melawan zionis Israel.

“Dengan upaya itulah kalian sudah menjadi bagian dari tentara pembebas masjid Al-Aqsha sebab kami ingin umat Islam semua menjadi tentara Allah yang ikhlas dalam membebaskan Masjid Al-Aqsha,” tegasnya.

Syeikh Imad juga meyakini, apapun yang dilakukan zionis terhadap Masjid Al-Aqsha, tidak akan mengurangi kemulian Masjid Al-Aqsha.

“Dia tetap menjadi kiblat pertama umat Islam, masjid mulia kedua, dan tanah haram yang ketiga bagi umat Islam, mereka tidak akan mampu mencabut Masjid Al-Aqsha dari hati umat Islam dan menghapusnya dari Al-Qur’anul Karim,” katanya.

Oleh karenanya muslim Palestina melakukan perlawanan untuk pertahankan tanah Gaza Palestina. Sebab itulah Gaza dikenal sebagai tanah perlawanan dan pertahanan oleh Israel.

Syeikh Imad juga meyakinkan Umat Islam bahwa Israel akan terhapus dari peta dunia, dan Palestina akan eksis di sana.

“Kita yakin tidak ada nama Israel di peta dunia, yang ada adalah nama Palestina. Tidak ada pilihan bagi muslim pejuang Palestina kecuali Palestina merdeka atau Palestina merdeka. Maka hanya ada dua hal di sana, Palestina merdeka atau mereka syahid,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Syeikh Imad mengajak jama’ah Masjid At-Taqwa untuk berjanji kepada Allah akan berperan membebaskan Al-Aqsha dan Palestina.

“Angkat jari telunjuk dan ikuti saya, Saya berjanji akan menjadi tentara yang ikhlas bagi Masjid Al-Aqsha yang diberkahi, dan Allah menjadi saksi atas apa yang saya katakana,” ujarnya diikuti ratusan jama’ah.

“Semoga Allah memberkahi kalian dan menjadikan kalian sebagai tentara pembebas Masjid Al-Aqsha, Aamiin,’’ tutupnya. (L/K08/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA).