INASGOC akan Kembali Gelar Test Event pada Februari 2018

Ketua INASGOC saat menyampaikan laporan dalam acara “Public Expose, Laporan Perkembangan Penyelenggaraan ” yang digelar di Jakarta, Senin (11/12/2017).(Foto: Istimewa)

Jakarta, MINA – Panitia Penyelenggara 2018 (INASGOC) akan menggelar Chef de Mission (CdM) Meeting dan test event resmi Asian Games 2018 yang akan memanggungkan sembilan cabang pada Februari 2018.

Ketua INASGOC Erick Tohir menjelaskan, sembilan cabor yang akan dipertandingkan itu yakni angkat besi, taekwondo, tinju, pencak silat, atletik, sepak bola, bola basket, bola voli indoor, dan panahan.

Menurutnya, sederet rangkaian program tesrebut diharapkan akan mematangkan kerja panitia pelaksana hingga mencapai puncak kesiapan pada Hari H, saat upacara pembukaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang megah digelar.

“Tak ketinggalan, torch relay (arak – arakan obor Olimpiade) yang akan melintasi enam titik (kota) di Indonesia dengan menempuh jarak 10 ribu km,” kata Erick saat menyampaikan laporan dalam acara “Public Expose, Laporan Perkembangan Penyelenggaraan Asian Games 2018” yang digelar di Jakarta, Senin (11/12).

Acara ini selain dihadiri para pemangku kepentingan olahraga, baik di Kemenpora, KOI, KONI, dan perwakilan induk organisasi olahraga, juga diikuti para pemimpin redaksi (pemred) media termasuk Pemred Kantor Berita MINA Ismet Rauf, yang merupakan mitra dalam menyukseskan pelaksanaan ajang yang akan diikuti 45 Komite Olimpiade Nasional (NOC) itu.

tuntasnya pembahasan mengenai disiplin dan nomor pertandingan di Asian Games 2018, diikuti lancarnya pelaksanaan 25 Test Event “Road to Asian Games 2018”, serta terpenuhinya target sponsor yang siap mendukung pesta olahraga bangsa itu.

Asian Games yang akan berlangsung 18 Agustus – 2 September 2018 akan mempertandingkan 40 cabang olahraga, 67 disiplin, dan 462 nomor pertandingan. Jumlah atlet yang akan bertanding sendiri diperkirakan mencapai kurang lebih 10.000 peserta.

Asian Games pertama kali digelar di New Delhi, India, pada 1951 dan pertama kali di Indonesia pada 1962.(L/R01/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)