Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia Halal Expo di Gedung Smesco

kurnia - Kamis, 1 November 2018 - 16:18 WIB

Kamis, 1 November 2018 - 16:18 WIB

11 Views ㅤ

Jakarta, MINA – Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim mengatakan, peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) cukup signifikan dalam pergerakan ekonomi nasional dalam konteks menjaga ketahanan pangan nasional.

“Selama ini, sektor UMKM tidak perlu diragukan lagi. Di saat terjadi krisis ekonomi, para pelaku usaha kecil justru tampil sebagai penopang roda perekonomian,” kata Lukmanul pada pembukaan  pameran halal internasional “Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018” di Gedung Smesco,  Jakarta, Kamis (1/11), yang berlangsung sampai Sabtu (3/11).

Dia juga mengatakan, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus mendorong peran UMKM agar menjadi pelaku ekonomi yang tangguh.

“Tujuannya agar sektor usaha kecil ini, dapat meningkatkan peran dan kontribusinya di bidang ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Baca Juga: BPJPH Tegaskan Kewajiban Sertifikasi Halal untuk Perlindungan Konsumen

Karena itu, dikatakan Lukmanul, untuk meningkatkan peran UMKM dalam ketersediaan pangan, khususnya pangan halal, LPPOM MUI mengambil langkah-langkah yang dipandangan perlu.

“Tentu, upaya LPPOM MUI tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus didukung pihak terkait,” tambahnya.

“Perhatian ke UMKM bukan hanya tugas pemerintah, tetapi perusahaan besar BUMN dan swasta”.

Dia menjelaskan, bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari kemudahan fasilitas kredit dengan bunga kredit yang rendah, serta dijadikan binaan atau anak angkat.

Baca Juga: BPJPH Tekankan Kembali Wajib Halal Telah Berlaku

“Intinya, perlu ada sinergi dari berbagai pihak, baik pengusaha maupun pemerintah. Sejauh ini sudah ada beberapa perusahaan besar yang bertindak sebagai mitra bagi pengembangan usaha kecil. Ini yang perlu terus-menerus ditingkatkan,” kata Lukmanul.

LPPOM MUI dalam Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 mengusung tema “Peningkatan Daya Saing UMKM dengan Sertifikasi Halal.

Indhex 2018 menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk halal dari perusahaan besar yang bermitra dengan UMKM serta para pelaku usaha kecil.

Indhex juga diadakan konsultasi dan coaching clinics bagi para pelaku UMKM binaan Smesco dan Kementerian Koperasi dan UKM, serta aneka kegiatan lainnya.

Baca Juga: UMK Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026: Bagaimana dengan Produk Luar Negeri?

Pembukaan Indhex Smesco 2018 juga akan dimeriahkan dengan pengumuman Halal Top Brand 2018, berupa penghargaan dari LPPOM MUI untuk merek halal terbaik.

“Ada juga Halal Award berupa penghargaan kepada Iklan Halal Terbaik, Produk Pendatang Baru Terbaik dan UKM Halal Terbaik,” Total ada sekitar 40 perusahaan yang akan diundang dalam kegiatan Anugerah Halal LPPOM MUI tersebut. (L/R03)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: BPJPH, MUI, dan Komite Fatwa Sepakati Solusi Masalah Nama Produk Halal

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
MINA Preneur
Indonesia
Indonesia
Dunia Islam