Indonesia-India Jajaki Kerjasama Pengembangan Kota Cerdas

Jakarta, 28 Dzulhijjah 1437/30 September 2016 (MINA) – Menindaklanjuti hasil pertemuan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dengan Wakil Presiden India Mohammad Hamid Anshari serta kunjungan kehormatan Wakil Presiden India kepada Presiden RI Joko Widodo di Jakarta, 2 November 2015, Direktorat Asia Selatan dan Tengah bekerjasama dengan Kedutaan Besar India menyelenggarakan Workshop guna menjajaki potensi kerjasama pengembangan kota cerdas termasuk berbagi pengetahuan (know-how), pengalaman (best-practices) dan kerjasama baik yang bersifat G to G maupun G to B antar pemangku kepentingan di kedua negara.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Desra Percaya menyampaikan harapan kiranya workshop dapat mengidentifikasi berbagai potensi kerjasama konkrit baik yang bersifat G to G maupun G to B dalam rangka mewujudkan kemitraan strategis Indonesia dan India, dan mempersiapkan deliverable outcomes untuk rencana kunjungan Presiden RI ke India akhir tahun ini.

Berdasarkan laman resmi Kementerian Luar Negeri RI yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat (30/9), workshop yang menghadirkan 12 orang narasumber dari Indonesia dan India tersebut dihadiri oleh sekitar 110 orang yang merupakan perwakilan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan industri terkait pengembangan kota cerdas di kedua negara.

Sebelum pelaksanaan workshop, delegasi India berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke Command Center milik Jakarta Smart City dan Nusantara Living Lab Smart City milik PT. Telkom guna mendapatkan informasi yang utuh mengenai capaian dan rencana lebih lanjut pengembangan kota cerdas yang dilakukan baik oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun PT. Telkom.

Meski Indonesia hingga saat ini belum memiliki kebijakan yang terintegrasi mengenai pengembangan kota cerdas layaknya India, namun kota-kota seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, Bandung, Semarang, Sleman, Trenggalek, Surabaya, Makassar, Pontianak dan Denpasar dengan inisiatif para kepala daerahnya telah berupaya mewujudkan wilayahnya sebagai kota cerdas di Indonesia.

Bahkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam hal ini telah mewujudkan program pembentukan smart villages di wilayahnya.

Sejak 2014, India dengan inisiatif Perdana Menteri Narendra Modi telah mencanangkan kebijakan nasional pembangunan 100 kota cerdas yang disokong dengan alokasi anggaran dan perbaikan berbagai regulasi dan aturan terkait di negaranya.(T/P008/R05)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)