Indonesia-Slowakia Diminta Gunakan Pendekatan Baru Untuk Tingkatkan Kerjasama

Foro: Kemlu

Bratislava, 24 Jumadil Awwal 1438/22 Februari 2017 (MINA) – Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Duta Besar Muhammad Anshor meminta Indonesia dan Slowakia menyepakati adanya pendekatan-pendekatan baru untuk meningkatkan kerja sama kedua negara yang lebih konkret.

Hal tersebut disampaikan Anshor yang juga memimpin Delri pada pertemuan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-5 kedua negara yang berlangsung di Bratislava, Slowakia. Sementara Delegasi Slowakia pada pertemuan tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal Urusan Politik Kemenlu Slowakia Mr. Peter Misik, demikian Kemlu RI melaporkan, Rabu (22/2).

FKB ke-5 adalah kontinuitas dari pelaksanaan FKB ke-4 antara kedua negara yang sebelumnya diselenggarakan di Jakarta pada tahun 2015. Dalam FKB ke-5 ini kedua pihak membahas berbagai perkembangan terkini yang terjadi di kedua negara, review atas pelaksanaan kerja sama bilateral dan inisiasi-inisiasi baru yang akan dilakukan, perkembangan terkini di kawasan masing-masing dan isu-isu multilateral yang menjadi kepentingan bersama kedua negara.

Secara umum, kedua negara melihat bahwa perlu upaya lebih untuk meningkatkan hubungan kedua negara sehingga hasilnya lebih dirasakan oleh rakyat. Hubungan politik yang telah baik seyogyanya mampu mendorong kerja sama perdagangan dan investasi bilateral yang selama ini masih belum mencerminkan potensi yang dimiliki oleh kedua negara.

Kedua negara juga menyoroti peningkatan kerja sama di bidang people-to-people contacts sebagai hasil dari beasiswa Pemri dalam bentuk program Darmasiswa dan Beasiswa Sosial Budaya Indonesia kepada para pemuda Slowakia, pengiriman misi-misi seni dan budaya dari masing-masing negara dan forum Interfait Dialogue RI-Slowakia.

Dalam kesempatan kunjungan ke Slowakia, Dirjen Amerika dan Eropa juga telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Mr. Lukas Parizek, State Secretary Kemenlu Slowakia dan Mr. Dusan Jurik, Dirjen Strategy Section Kementerian Ekonomi Slowakia pada tanggal 17 Februari 2017.

Di antara isu yang dibahas dalam kunjungan kehormatan tersebut adalah perlunya adanya pendekatan-pendekatan baru dalam upaya peningkatan kerja sama bilateral antara kedua negara.

Pendekatan tersebut, antara lain adalah pembahasan yang lebih spesifik mengenai sektor kerja sama yang menjadi kepentingan bersama, intensitas kontak-kontak antara pelaku usaha dan kesediaan kedua pemerintah untuk lebih mendorong dan memfasilitasi berbagai mekanisme kerja sama bilateral serta memastikan adanya mekanisme yang mengawal tindak lanjut kesempatan-kesepakatan dalam forum Sidang Komisi Bersama (SKB) dan Business Round Table (BRT) yang telah dimiliki oleh kedua negara.

Di sisi investasi, terdapat beberapa investasi Slowakia di Indonesia, terutama di sektor pariwisata dan energi. Saat ini terdapat rencana investasi salah satu perusahaan energi Slowakia dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Batam.

Proyek dengan nilai investasi lebih dari 200 juta USD ini diharapkan akan menghasilan 2×60 MW untuk mendukung industri di Pulau Batam.(T/R04/P02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)