INGGRIS AKAN KIRIM PASUKAN KE LIBYA SETELAH KESEPAKATAN DAMAI

Tentara Inggris. (Foto: Reuters)
Tentara Inggris. (Foto: Reuters)

London, 7 Rabi’ul Awwal 1437/18 Desember 2015 (MINA) – Inggris akan mengirim ratusan personel pasukannya ke Libya setelah penandatanganan kesepakatan damai yang disponsori PBB di Maroko.

Rencana itu muncul meskipun kesepakatan damai dua parlemen saingan di Libya dikecam oleh beberapa kelompok yang tidak dilibatkan dalam dialog. The Guardian memberitakannya yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Inggris mengharapkan permintaan dari pemerintah Libya yang baru untuk menggelar pasukan sebagai pelatih dan penasehat untuk menstabilkan Libya dan membendung kemajuan kelompok Islamic State (ISIS) di negara itu.

Dalam memerangi ISIS, dua pekan setelah mengirim jet tempur ke langit Suriah, Menteri Pertahanan Michael Fallon mengumumkan, Kementerian Pertahanan Inggris siap mengirim hingga 1.000 tentara dalam kapasitas non-tempur.

Dalam pernyataan terpisah, Perdana Menteri David Cameron mengatakan, dengan disepakatinya perjanjian damai itu, berarti masyarakat internasional sekarang dapat terlibat dengan satu pemerintahan terpadu di Libya dalam melawan ISIS dan pedagang migran.

Langkah ini menunjukkan tingginya optimisme Barat dalam kesepakatan perdamaian yang ditandatangani pada Kamis di Maroko oleh delegasi dua parlemen saingan Libya di Tripoli dan kota timur Tobruk.

Pendukung kesepakatan berharap, hal itu akan mempercepat akhir dari perang saudara 18 bulan, serta lima tahun kekerasan politik pasca tumbangnya Presiden Muammar Gaddafi. (T/P001/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)