Khartoum, MINA – Pemerintah Inggris berjanji mendukung upaya Sudan untuk bergerak dari situasi darurat ke sistem pembangunan yang berkelanjutan untuk menyediakan kebutuhan masyarakat yang sedang terlantar di Darfur.
Hal tersebut disampaikan Duta Besar Inggris untuk Sudan, Irfan Siddiq OBE , setelah pertemuannya dengan Gubernur Provinsi Darfur Utara Sharif Abad Samouh, Senin (11/6), di Kota El Fasher , Provinsi Darfur Utara. Demikian Koresponden MINA di Sudan melaporkan.
“Pemerintah Inggeris berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pembangunan yang berkelanjutan dan transisi dari saat ini dalam situasi darurat ke system pembangunan yang berkelanjutan, serta menyediakan kebutuhan bagi para pengungsi,” Dubes Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan pers , yang dikutip dari media online di Khartoum.
Baca Juga: Putin Titip Lukisan untuk Trump Tanda Persahabatan
Duta Besar mengatakan, bahwa kunjungan kerjanya ke Provinsi Darfur Utara, telah berhasil, di mana dia bertemu dengan Gubernur, sejumlah pejabat di UNAMID, untuk membahas situasi di Darfur Utara pada umumnya sesuai dengan misi PBB,
“Situasi telah mengalami peningkatan yang signifikan dan situasi dalam keadaan aman” katanya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Darfur Utara, menuturkan, perdamaian dan stabilitas keamanan telah menjadi misinya dalam menjalankan mandat sebagai gubernur, serta mengkampayekan kepada masyarakat untuk mereka bisa mengumpulkan senjata, demi memulihkan keamanan yang ada di Darfur.
Awal mula misi perdamaian PBB yang ada di Darfur dimulai pada tahun 2008, dibawah kendali UNAMID, di mana sebelumnya telah terjadi konflik berkepanjangan antara tentara Sudan dan Pemberontak sejak tahun 2003.
Baca Juga: Ratusan Aktivis Kumpul di New York Tuntut Pembebasan Mahasiswa Mahmoud Khalil
Misi pemeliharaan Perdamaian PBB dibawah kendali UNAMID merupakan terbesar kedua dunia, di mana juga ada pasukan perdamaian dari Indonesia, yang bertugas menjaga perdamaian di Darfur. (L/K02/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ribuan Demonstran Kecam Israel di Depan Kedubes Israel di London