Inggris: Tanker Iran Bisa Dibebaskan Setelah Ada Jaminan

Kapal super Grace 1 yang mengangkut minyak mentah Iran ditahan di perairan Gibraltar, wilayah kecil Inggris di luar negeri di ujung selatan Spanyol, Kamis, 4 Juli 2019. (Foto: AP/Marcos Moreno)

London, MINA – Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan bahwa kapal tanker minyak Iran yang ditahan oleh otoritas di Gibraltar, akan dibebaskan jika ada jaminan tidak menuju ke Suriah.

Kapal tanker minyak Grace 1 ditangkap awal bulan ini oleh Marinir Kerajaan Inggris di lepas pantai wilayah Mediterania kekuasaan Inggris, dengan tuduhan melanggar sanksi Uni Eropa terhadap pemerintah Presiden Suriah Bashar Al-Assad.

Iran sejak itu menuntut kapal tersebut dibebaskan dan membantah sedang membawa minyak ke Suriah, demikian Al Jazeera melaporkan.

Dalam serangkaian unggahan Twitter pada Sabtu (13/7), Hunt mengatakan, ia memiliki “panggilan konstruktif” kepada rekannya dari Iran, Mohammad Javad Zarif, atas masalah ini.

“Saya meyakinkan dia (Zarif), kekhawatiran kami adalah tujuan, bukan asal minyak pada Grace One & Inggris akan memfasilitasi pelepasan jika kami menerima jaminan bahwa itu tidak akan pergi ke Suriah, mengikuti proses hukum di pengadilan Gib,” tweet Hunt.

Negara-negara Eropa tidak memiliki sanksi terhadap Iran, tetapi telah menerapkannya terhadap Suriah sejak 2011. (T/RI-1/R01)

 

Mi’raj News Agency (MINA)