Ini 5 Pesepakbola Top Yang Dukung Palestina

Oleh: Rendy Setiawan, Jurnalis Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Dalam beberapa hari terakhir, media sosial heboh dengan adanya pernyataan salah satu pilar penjaga gawang top dunia asal Italia, Gianluigi Buffon yang meneriakkan kalimat ‘Free Palestine’ sebagai aksi solidaritasnya untuk rakyat Palestina.

Hebatnya, pemain yang kini sudah berusia 36 tahun itu melakukannya saat melakoni pertandingan melawan Israel dalam laga babak Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada Selasa (6/9) kemarin di Haifa.

Buffon membuat geram orang-orang Israel, hingga menyebabkan percobaan penyerangan terhadap dirinya.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama pesepakbola top dunia menyuarakan aksi solidaritasnya untuk Palestina. Setidaknya ada 5 pesepakbola lain yang pernah melakukan hal serupa, berikut di antaranya,

  1. Cristiano Ronaldo

Bintang asal Portugal yang saat ini bermain untuk Real Madrid, Cristiano Ronaldo pernah melelang sepatu emasnya seharga 1,4 juta euro. Dari hasil lelang sepatunya itu, Ronaldo memberikannya kepada lembaga amal klubnya dalam rangka membantu sekolah-sekolah di Gaza, Palestina.

“Meskipun baru disepakati gencatan senjata, namun Palestina masih di bawah pendudukan, mereka harus dilindungi oleh komunitas internasional. Semua orang memiliki hak untuk hidup bermartabat, kebebasan dan keamanan. Saya berharap akan ada penyelesaian akhir yang muncul,” kata Ronaldo dalam pernyataan, seperti dikutip dari IBTimes, Selasa (20/10/2012).

  1. Mesut Ozil

Pesepakbola Jerman berdarah Turki yang kini merumput bersama raksasa Inggris Arsenal, Mesut Ozil telah menyumbangkan hadiah yang didapatnya di Piala Dunia, untuk disalurkan ke Gaza Palestina.

Mantan rekan Ronaldo di Madrid ini berhak atas bonus sebesar 300.000 plus 150.000 Euro dari Asosiasi Sepak Bola Jerman setelah berhasil mengantarkan tim berjuluk Der Panzer itu menjadi jawara Piala Dunia di Brazil pada 2014 lalu.

Middle East Monitor (MEMO) melaporkan bahwa selain memberikan bantuan donasi, Ozil juga pernah menolak untuk berjabat tangan dengan seorang pejabat FIFA yang memiliki rekam jejak mendukung Israel.

  1. Eric Cantona

Mantan pesepakbola Perancis dan Manchester United (MU) Eric Cantona pada 2012 lalu pernah mengecam keputusan Presiden Perancis saat itu, Francois Hollande yang mendukung pengeboman Israel terhadap warga sipil di Jalur Gaza.

Kepada Mediapart, Cantona mengaku telah meminta Hollande untuk mengubah arah keputusannya atas Israel dan mengecam keputusan pemerintah untuk melarang aksi unjuk rasa pro-Palestina di seluruh negeri.

Cantona juga pernah mengecam Israel atas tindakan represifnya terhadap pesepakbola Palestina.

“Mereka menjebloskan pemain sepakbola Palestina ke penjara-penjara. Ini bentuk impunitas dan harus diakhiri. Mereka harus memberlakukan kesetaraan terhadap keadilan. Sudah waktunya untuk mengakhiri pengecualian hukum terhadap Israel, dan memaksakan diberlakukannya standar baku kesamaan hak, keadilan dan rasa hormat terhadap hukum internasional, yang (selama ini) kita mintakan dari negara-negara lain,” kata Cantona, seperti diberitakan IBTimes, Selasa (20/10/2012).

  1. Frederic Kanoute

Salah satu pemain hebat asal Mali yang pernah berseragam salah satu klub Spanyol, Sevilla. Kanoute dikenal sebagai muslim yang taat dan bangga dengan keislamannya. Ia juga dikenal dermawan yang banyak menyumbangkan uangnya untuk kegiatan dakwah di Spanyol.

Aksi dukungannya untuk Palestina terjadi saat pertandingan sepakbola melawan Devortivo La Coruna di ajang Copa Del Rey (8/1/2009). Usai berhasil menceploskan bola ke gawang Deportivo, Kanoute membuka bajunya untuk memperlihatkan kaos dalamnya yang bertuliskan “Palestine” dengan menggunakan empat bahasa.

Aksi ini tentu saja dimaksudkan sebagai dukungan pada Palestina yang tengah diserang oleh pasukan pendudukan Israel di Gaza. Gara-gara tindakannya tersebut, wasit langsung mengganjarnya dengan kartu kuning. Federasi Sepak Bola Spanyol (REF) juga memberlakukan denda kepada Kanoute sebanyak 3000 euro atau sekitar Rp 45 juta.

”Itu merupakan sesuatu yang saya rasa harus saya lakukan. Setiap orang seharusnya merasa bertanggung jawab saat menyaksikan ada suatu situasi yang sangat tidak adil itu. Saya merasa 100 persen bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan dan saya tidak takut atas sanksi itu,” kata Kanoute kepada televisi swasta Telecinco menanggapi denda yang diberlakukan untuknya.

Pada kesempatan terpisah, Kanoute juga pernah menuliskan kecamannya terhadap Israel. “Sejarah akan menghakimi keheningan dunia. Anda tidak perlu menjadi Muslim untuk membela Gaza, Anda hanya perlu menjadi manusia,” tulis Kanoute di akun Twitternya pada Jum’at (11/7/2014).

  1. Eden Hazard

Pesepakbola asal Belgia yang saat ini bermain untuk Chelsea, Eden Hazard, sebelum berlangsung Piala Dunia 2014 di Brazil, pernah mengatakan kepada wartawan bahwa seandainya Israel menjadi tuan rumah untuk perhelatan Piala Dunia, maka hal itu akan dilihat sebagai keputusan yang bertentangan dengan nilai-nilai olahraga. (P011/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)