INVESTASI ASING DI ISRAEL MENURUN HAMPIR SETENGAHNYA PADA 2014

(Sumber: Falastine News)
(Sumber: Falastine News)

Tel Aviv, 10 Ramadhan 1436/27 Juni 2015 (MINA) – Investasi asing langsung (FDI) di Israel turun hampir 50% pada tahun 2014 dibandingkan dengan tahun 2013, sebuah laporan oleh Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) mengungkapkan.

Laporan itu menunjukkan penurunan tajam dalam persentase dari investasi asing di Israel. Pada tahun 2014 dana sekitar $ 6,4 miliar diinvestasikan di Israel, sedangkan pada tahun 2013 dana sekitar $ 11,8 miliar berhasil diinvestasikan, terjadi penurunan sekitar 46%.

Selain itu, investasi FDI Israel di luar negeri juga menurun dari $ 4,67 miliar pada tahun 2013 menjadi $ 3,97 miliar, turun sekitar 15%. Jumlah itu jauh lebih rendah dari angka yang sesuai pada 2007-2005, sebelum pecahnya krisis keuangan pada tahun 2008.

“Kami percaya bahwa apa yang menyebabkan penurunan investasi di Israel adanya Operasi ‘Protective Edge’ (mengacu pada agresi militer Israel di Gaza yang diblokade) dan meningkatnya boikot Israel,” kata Roni Manos dari Sekolah Tinggi Manajemen dan salah satu penulis ringkasan laporan tersebut kepada Ynet.

Menurut Manos, ada alasan lainnya atas terjadinya penurunan investasi asing di wilayah jajahan Israel itu.

“Di masa lalu ada transaksi besar seperti Waze dan ISCAR Metalworking yang mendorong investasi, tapi selama tahun lalu tidak ada penawaran yang cukup.”

Menurut laporan PBB, investasi dunia FDI selama tahun lalu hanya sebesar $ 1,23 triliun, menurun 16% dibandingkan dengan 2013 ($ 1,47 triliun).

Alasan utama penurunan itu, menurut penulis laporan itu, pertumbuhan ekonomi global yang lemah dan ketidakpastian mengenai kebijakan ekonomi dan bisnis di banyak negara, yang terhalang banyak investor. Antara lain, ketidakpastian karena laju pelonggaran kuantitatif di Amerika Serikat dan Eropa, krisis utang Yunani dan dampaknya terhadap stabilitas di zona euro, dan laju pertumbuhan ekonomi di Cina.

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi penurunan FDI global adanya risiko geopolitik seperti konflik di Ukraina, yang telah tenang dalam beberapa bulan terakhir, memburuknya hubungan antara Barat dan Rusia, serta revolusi dan perubahan rezim di beberapa negara di Timur Tengah.(T/R05/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0