IPB Angkat Tema Sertifikasi Halal dalam Kompetisi Inovative Challenge

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengangkat tema “Sertifikasi Halal” dalam  Inovative Challenge Competition di Hall Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI Depok, Jum’at.

 

Depok, 11 Jumadil Akhir 1438/ 10 Maret 2017 (MINA) – Ana, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengangkat tema “Sertifikasi Halal” dalam Kompetisi Inovative Challenge yang diadakan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI Depok, yang diadakan hall sekolah tinggi itu, Jum’at.

“Begitu pentingnya sertifikasi halal bagi para pebisnis Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) yang berkembang pesat di Indonesia, sehingga tidak ada lagi pemikiran sulitnya mendapatkan sertifikasi halal. Dengan sertifikasi haIal, ummat yang mayoritas di Indonesia tidak merasa resah untuk mengkonsumsi makanan halal,” kata Ana mahasiswa semester 6 IPB peserta dalam babak semi final.

Dari tahap penyisihan berkas, telah terpilih 10 mahasiswa dengan essay 10 terbaik dan berhak mempresentasikan karyanya pada babak semi final. Peserta tersebut diantaranya dari Universitas Gunadarma, IPB, UGM, UI, Unida Gontor, Universitas Brawijaya dan Universitas Hasanudin.

Setiap peserta dipersilahkan untuk mempresentasikan essay hasil pemikiran mereka di depan para juri dan peserta. Setiap peserta diberi waktu 10 menit untuk memaparkan bahan yang sudah ditugaskan, serta 5 menit untuk sesi tanya jawab dan penilaian oleh juri.

Tema yang ditetapkan adalah seputar Halal Life Style dalam bidang keuangan, makanan, mide, pariwisata, kosmetik, media dan rekreasi.

Dalam rangkaian semi final ini, nantinya akan langsung dipilih juara 1, 2 dan 3 untuk merebutkan piala Gubernur Jawa Barat dengan dua dewan juri dari STEI SEBI yaitu Endang Ahmad Yani, SE., MM., dari bagian kemahasiswaan dan Rachmat Rizky Kurniawan SEI, MM., dari bidang akademik.

Innovative Challenge adalah ajang dan sarana bagi mahasiswa untuk menyalurkan pemikiran kritis serta solusi dalam pengembangan ekonomi islam di Indonesia dalam bentuk karya tulis ilmiah yaitu Essay.

“Salah satu pertimbangan panitia memasukkan lomba essay didalam rangkaian lomba adalah karena tulisan itu menjadi suatu yang penting karena di dalamnya terdapat pendataan dan riset yang nantinya bisa dijadikan sebagai rujukan.” kata Ketua Pelaksana Islamic Economic Days II 2017 Abdullah. (L/R12/P1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)