ISEF 2018, Komitmen Nyata BI untuk Keuangan Syariah

Surabaya, MINAIndonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 menjadi komitmen nyata dan dukungan anggota Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) termasuk Bank Indonesia dan instansi terkait lainnya dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

BRI syariah sebagai bank syariah ritel modern kembali berpartisipasi di acara ISEF untuk yang kelima kalinya.

ISEF kali ini, mengusung tema “Strengthening National Economic Growth: TheCreation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles” yang bertujuan mempertemukan para pelaku usaha syariah dan lembaga keuangan syariah dengan pelaku usaha baik yang berskala regional, nasional maupun internasional.

Direktur Utama BRI syariah Moch. Hadi Santoso mengatakan kegiatan ini sangat bagus untuk BRI syariah terus mendorong dan menggarap potensi akan kebutuhan ekonomi masyarakat Indonesia khususnya di bidang syariah dengan melakukan peningkatan layanan dan inovasi atas produk-produknya.

Setelah menjadi perusahaan terbuka pada Mei lalu, “kami terus melakukan penguatan di bidang IT, karena kami sudah terpisah dengan induk, sehingga ini menjadi peluang kami untuk mengembangkan teknologi,” kata Hadi.

“Salah satunya kami sudah melakukan kolaborasi dan bersinergi dengan Go-Jek, Tokopedia, OVO dan PayTren. Kami melihat tren ke depan, masyarakat Indonesia tidak lepas dari gawai dan kami akan memanfaatkan peluang ini, dengan meningkatkan mobile banking yaitu BRIS Online. Kami akan terus melengkapi fitur-fitur BRIS Online agar dapat menjadi digital channel yang mampu memenuhi kebutuhan transaksi nasabah”.

Dia berharap nasabah bisa merasakan kemudahan bertransaksi yang tidak kalah canggihnya dengan bank konvensional. Selain itu, tampilan BRIS Online Insya Allah sudah milenial, fitur yang ditawarkan lengkap dan yang paling penting terdapat konten Islami di dalamnya. “Di BRIS Online kami sediakan fasilitas pencarian lokasi masjid terdekat, pencarian arah kiblat dan Juz Amma serta kumpulan hadist,” tambahnya.

“Target kami disini adalah meyakinkan masyarakat yang hadir juga kepada para peserta ISEF yang terdiri dari UMKM, pondok pesantren, perusahaan, komunitas bisnis, serta para pelaku usaha lainnya pada 4 komoditas utama (food,fashion, tourism, integrated farming & renewable energy) yang tergabung dalam acara ini untuk hijrah ke BRI syariah”.

Ia mengatakan, kalau sudah jadi nasabah BRI syariah, mereka bisa merasakan sendirikemudahan bertransaksi di bank syariah yang sudah sama bagusnya dan sama modernnya dengan bank konvensional.

Acara ini digelar di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, pada 11-15 Desember 2018. Kemudian selanjutnya gelar acara ISEF akan diselenggarakan di Jakarta.

ISEF 2018 dibuka tadi malam (11/12) secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution didampingi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Hadir  mantan Gubernur BI Agus Martowardojo, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo serta para pejabat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi 11, staf Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Direksi dari seluruh perbankan syariah nasional dan pejabat dari para peserta ISEF lainnya.

Dalam kesempatan ini, BRI syariah turut berpartisipasi melalui booth yang berkolaborasi dengan BRI Life. BRI syariah menggandeng BRI Life di event ini sebagai bentuk dari BRI ncorporated.

BRI syariah menawarkan beragam produk unggulannya antara lain Tabungan Faedah BRI syariah iB, Tabungan Faedah Haji BRI syariah iB dan juga produk pembiayaan lainnya seperti Griya Faedah, Pembiayaan Mikro dan lain sebagainya.

BRI syariah terus berupaya untuk memenuhi segala kebutuhan nasabah dengan beragam Faedah-nya. Selain membuka tabungan baru dan memperoleh pembiayaan, nasabah juga bisa menukarkan kartu ATM yang lama dengan kartu ATM berlogo GPN secara gratis.

Nasabah juga bisa melakukan Top Up Go-Pay dan menunjukkan bukti pembayaran Tokopedia melalui BRIS Online untuk mendapat kansouvenir cantik dari BRI syariah.

Di ISEF 2018, BRI syariah mendapat penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia atas komitmen dan partisipasinya pada program Cash Waqf LinkedSukuk (CWLS) senilai Rp1,5 miliar.

Selain itu, sejumlah lembaga menjalin kerjasama dengan BRI syariah, SMANU 2 Gresik dan PT Bumi Lingga Pertiwi menandatangani MoU untuk payroll, sementara Yayasan Koperasi Muhammadiyah Surya Medika Timur menandatangani MoU untuk layanan virtual account dalam bentuk penyediaan produk dan layanan jasa perbankan BRI syariah.

Selain menawarkan produk-produk faedahnya, BRI syariah juga mengenalkan sekaligus menawarkan produk proteksi diri dari BRI Life kepada masyarakat yangberkunjung ke acara maupun kepada para peserta ISEF.

BRI syariah juga menggandeng Baznas untuk memberikan edukasi lebih dalam mengenai zakat infaq dan shodaqoh di booth BRIsyariah demi memudahkan nasabah melakukan transaksi sekaligus mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengelola keuangan secara syariah.(L/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)