Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Akan Sita Ratusan Hektar Lahan Pertanian Palestina

Rendi Setiawan - Rabu, 20 Januari 2016 - 23:04 WIB

Rabu, 20 Januari 2016 - 23:04 WIB

413 Views ㅤ

Israel akan merebut lahan pertanian Palestina. (Foto: Presstv)
<a href=

Israel akan merebut lahan pertanian Palestina. (Foto: Presstv)" width="650" height="366" /> Israel akan merebut lahan pertanian Palestina. (Foto: Presstv)

Tel-Aviv, 10 Rabi’ul Akhir 1437/20 Januari 2016 (MINA) – Rezim Israel mengeluarkan keputusan terbaru, yaitu akan merampas ratusan hektar lahan pertanian Palestina selama beberapa pekan ke depan untuk memperluas pembangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut laporan Times of Israel, rezim Tel Aviv berencana menyita 370 hektar lahan pertanian dekat kota Jericho di Tepi Barat. Presstv memberitakannya yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Rabu (20/1).

“Perampasan lahan telah direncanakan akan menjadi yang terbesar sejak Agustus 2014, diperkirakan akan memicu kritik keras dari Uni Eropa (UE) dan Otoritas Palestina,” tulis media yang berbasis di Tel Aviv itu.

Sebelumnya, pada Senin, Uni Eropa (UE) dengan secara kompak mengutuk keras pembangunan pemukiman ilegal rezim Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Baca Juga: Partai Buruh Brasil Dukung Gerakan Pembebasan Palestina

Hal senada juga dilontarkan oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel Dan Shapiro. Ia mengungkapkan, Gedung Putih dibuat bingung dan heran oleh perilaku keputusan sepihak pembangunan pemukiman ilegal Israel.

“Kami masih mempertanyakan niat jangka panjang Israel untuk menjaga perdamaian,” ujarnya.

Di sisi lain, PBB dan sebagian besar negara menganggap permukiman Israel sebagai pemukiman ilegal karena wilayah didapatkan oleh Israel dalam perang tahun 1967 dan seharusnya tunduk pada Konvensi Jenewa, yang melarang pembangunan di lahan yang diduduki.

Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di lebih dari 230 pemukiman ilegal yang dibangun sejak tahun 1967 oleh pendudukan Israel dari wilayah Palestina di Tepi Barat dan Timur Al-Quds. (T/P011/P001)

Baca Juga: Di DK PBB Rusia Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Khutbah Jumat
Internasional
Indonesia