Palestina dan Israel Saling Menyerang

Gaza, MINA – Tiga warga sipil Palestina di Gaza terluka oleh serangkaian serangan Israel menargetkan posisi perlawanan di Jalur Gaza, pada Rabu (20/6) dini hari. Sementara perlawanan menanggapi dengan menembakkan roket dan mortir ke pemukiman Israel di dekat Jalur Gaza.

Koresponden Safa yang dikutip MINA melaporkan, pesawat Israel menembakkan empat roket di lokasi perlawanan di sekitar “Tal Sultan” di barat Rafah di selatan, yang mengakibatkan dua korban luka.

Menurutnya, pesawat tempur Israel juga mengebom sebuah lokasi yang dikenal sebagai “komandan martir Ahmed al-Jaabari” di dekat kuburan timur timur kota Jabalia utara, tanpa menyebabkan korban.

Dikatakan bahwa pesawat itu menembakkan beberapa rudal di sebuah lokasi angkatan laut dekat “Baidar” di barat daya Kota Gaza tanpa menimbulkan korban.

“Pesawat-pesawat tempur Israel membom sebuah tempat perlawanan yang dikenal sebagai “Yerusalem” di sebelah barat provinsi Khan Yunis di selatan, melukai seorang warga negara,” katanya.

Koresponden juga mengungkapkan, pesawat Israel kembali menembaki lokasi tembok ke utara, lokasi para martir Rafah di selatan dan lokasi “Batalyon 13″ di pintu masuk kamp di Jalur Gaza tengah, menyebabkan kerusakan signifikan.

Juru bicara tentara Israel mengatakan, pesawat tempur mereka menargetkan delapan lokasi dalam tiga serangan militer ke pihak yang berafiliasi dengan Hamas, sebagai tanggapan atas penembakan roket, balon, dan layang-layang pembakar.”

Sementara pihak perlawanan menanggapi dengan menembakkan beberapa roket dan mortir ke permukiman di kantong Gaza.

Militer Israel mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengidentifikasi peluncuran 13 roket dari Jalur Gaza ke arah pemukiman kantong Gaza, yang menegaskan kubah besi telah mampu menangkal empat tembakan dari mereka.

Militer Israel juga mengklaim bahwa ledakan roket tidak mengakibatkan cedera atau kerusakan, sementara sirene terdengar lebih dari satu kali di pemukiman.

Surat kabar “Yedioth Ahronoth” Ibrani juga melaporkan, sirene berbunyi tak lama setelah tentara menyerang tiga sasaran Hamas di Jalur Gaza selatan sebagai tanggapan atas peluncuran pesawat dan balon pada hari Selasa (19/6) yang menyebabkan puluhan kebakaran.

“Lima roket ditembakkan ke udara setelah jam 01.00 dini hari dan beberapa dari mereka dicegat dari kubah besi,” katanya.

Surat kabar itu mengatakan bahwa “lebih banyak roket yang ditembakkan setelah pukul 02:00 di arah utara dan selatan sektor itu, sirene terdengar di puluhan kibbutzim. (T/B05/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)