ISRAEL BANGUN LIMA KOTA DI TANAH PALESTINA

Warga Badui protes terhadap rencana Israel Rebut Tanah Palestina di gurun Negev (Foto: Press Tv)
Warga Badui protes terhadap rencana Israel Rebut Tanah Palestina di gurun Negev (Foto: Press Tv)

Negev, 10 Safar 1437/23 November 2015 (MINA) –  Otoritas Pendudukan Israel telah menyetujui rencana untuk membangun lima kota di daerah yang dihuni oleh suku Badui Palestina di Gurun Negev.

Menteri Perumahan Israel Yoav Galant, Ahad (22/11), memuji persetujuan kabinet Israel atas rencana untuk membangun kota-kota di selatan Gurun Negev.

Rezim Israel telah meningkatkan penghancuran rumah-rumah warga Palestina di Gurun Negev. Suku Badui Palestina telah menolak untuk meninggalkan tanah mereka meskipun rencana rezim Israel terus berlanjut dengan penggusuran paksa dari kelompok etnis tersebut, demikian Press Tv melaporkan yang diberitakan Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin (23/11).

Otoritas Pendudukan Israel telah melakukan evakuasi paksa terhadap suku Badui sejak tahun 1949 lalu. Pembongkaran rumah Badui merupakan bagian dari rencana perampasan lahan besar-besaran Israel, yang tegas akan menggantikan ribuan orang.

Sejauh ini, Tel Aviv menolak untuk mengakui hak-hak suku Badui Palestina dan menolak mereka mendapatkan akses untuk mendapatkan pelayanan dasar.

Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan, aksi tindakan itu akan mengarah pada pembersihan etnis dari warga Palestina yang tinggal di sana.

Rezim Israel telah menyetujui pembangunan 1.500 unit permukiman ilegal baru di Al-Quds Timur, meski kritik internasional meluas atas permukiman ilegal di wilayah Palestina yang diduduki.

Masyarakat internasional menganggap semua permukiman Israel yang dibangun di atas tanah Palestina yang diduduki adalah ilegal. Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di lebih dari 120 permukiman ilegal yang dibangun sejak pendudukan Israel di wilayah Palestina pada tahun 1967. (T/P002/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0