Gaza, MINA – Penjajah Israel berencana menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui udara ke Kota Gaza dan membatasi pasokan ke wilayah utara.
Upaya tersebut dilakukan untuk memaksa ratusan ribu warga Palestina mengungsi ke selatan sebelum serangan darat yang direncanakan, menurut siaran Radio Negara Israel Kan pada Jumat (29/8).
Saluran tersebut mengutip pejabat keamanan Israel yang mengklaim infrastruktur di selatan telah siap menerima warga yang mengungsi. Tentara penjajah Israel diperkirakan akan mulai mengeluarkan perintah evakuasi dalam sekitar 10 hari.
Eskalasi ini bertepatan dengan deklarasi militer Israel bahwa Kota Gaza yang menjadi rumah bagi hampir setengah dari 2,4 juta penduduk wilayah tersebut telah menjadi zona tempur berbahaya. []
Baca Juga: Palang Merah: Evakuasi Massal Kota Gaza Mustahil Dilakukan dengan Aman
Mi’raj News Agency (MINA)