Jalur Gaza, 22 Jumadil Akhir 1437/1 April 2016 (MINA) – Badan Pusat Statistik Palestina (PBC) mengungkapkan Israel hingga kini telah mencaplok lebih dari 85 persen dari total luas tanah Palestina.
Sementara itu data yang dikeluargan pekan ini mengatakan rakyat Palestina menggunakan kurang dari 15 persen dari luas tanah yang tersisa. Demikian yang diberitakan MEMO dan Mi’raj Islamic News Agency (MINA).
Data PCB mencatat dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah Israel mengontrol 24 persen dari Jalur Gaza dan 90 persen dari Lembah Yordan, daerah yang meningkat 29 persen dari total wilayah Tepi Barat.
Menurut PCB, Israel juga terus berupaya untuk melakukan Yahudisasi Al-Quds dengan mengubah demografi kota. Laporan ini mencatat pemerintah Israel menyetujui pembangunan 12.600 unit permukiman di Jerusalem Timur selama 2015.
Baca Juga: Tim Medis MER-C Banyak Tangani Korban Genosida di RS Al-Shifa Gaza
Laporan itu juga mengutip statistik dari Al-Maqdisi Institute yang mencatat antara tahun 2000 dan 2014 Pemerintah Israel menghancurkan 1.342 bangunan di Al-Quds Timur, yang mengakibatkan mengungsinya dari 5.760 warga Palestina.
Proyek yahudisasi telah diluncurkan oleh lembaga ekstrimis Yahudi yang disebut “Jewish Fund” untuk mempertahankan warisan Tembok Ratapan (referensi Israel untuk “Dinding Buraq”) dan Purbakala Otoritas Israel.
Pada 2015, dokumen-dokumen yang ditulis para aktivis pro Palestina mengungkapkan Otoritas Pendudukan Israel telah mencaplok sekitar sepertiga dari seluruh wilayah Tepi Barat.
Laporan itu mengungkapkan cara-cara yang ditempuh Otoritas Pendudukan Israel menguasai lebih dari 1,7 juta dunam (sekitar 425.000 hektar) yang digunakan untuk zona militer.
Baca Juga: Laba Perusahaan Senjata Israel Melonjak di Masa Perang Gaza dan Lebanon
Meski aksi Israel dilakukan atas nama ‘keamanan’, tapi mekanisme penutupan lahan tersebut cenderung digunakan untuk memajukan kolonisasi Tepi Barat. Misalnya, 78 persen dari lahan yang ditutup untuk manuver militer.
Selain itu, militer Israel telah menyatakan semua penyelesaian menjadi zona militer tertutup bagi penduduk Palestina, wilayah sekitar 540.000 dunam, atau sekitar 9,7 persen dari Tepi Barat. (T/P004/P4)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: Jumlah Syahid di Jalur Gaza Capai 44.056 Jiwa, 104.268 Luka