Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Gencarkan Operasi di Tepi Barat, 48 Warga Palestina Ditangkap dalam Sehari

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:35 WIB

44 Views ㅤ

Tentara Israel (foto: IG)

Ramallah, MINA – Militer Israel meningkatkan operasi keamanan di wilayah pendudukan Tepi Barat dengan menangkap sedikitnya 48 warga Palestina dalam serangkaian penggerebekan yang berlangsung pada Sabtu (25/7).

Penangkapan massal itu dilakukan sehari setelah pemerintah Israel memerintahkan operasi militer berskala besar menyusul serangan terhadap dua tentaranya di dekat permukiman Havat Gilad.

Menurut laporan media Palestina, sebagian besar penangkapan terjadi di Kota Tell, sebelah barat Nablus, di mana lebih dari 40 pemuda diamankan oleh pasukan Israel. Wafa melaporkan, Sabtu (25/7).

Dalam operasi tersebut, tentara dilaporkan mengepung kawasan dari berbagai arah, menggeledah rumah-rumah warga, serta mengambil alih sebuah rumah yang dijadikan lokasi interogasi lapangan.

Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu

Selain di Nablus, penggerebekan juga dilakukan di Jenin dan sejumlah desa sekitarnya, yang mengakibatkan sedikitnya lima warga Palestina ditahan. Tiga warga lainnya juga ditangkap di Kegubernuran Bethlehem.

Gelombang penangkapan itu berlangsung setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Menteri Pertahanan Israel Katz menginstruksikan operasi militer yang lebih luas di sejumlah wilayah Tepi Barat.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas serangan di dekat permukiman Havat Gilad yang menurut otoritas Israel menewaskan dua prajurit dan melukai tiga lainnya.

Sumber-sumber Palestina menyebut operasi militer tersebut turut diiringi aksi kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga sipil Palestina.

Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri 

Di sejumlah desa di Kegubernuran Nablus, rumah-rumah dan properti warga dilaporkan dibakar setelah insiden penyerangan terhadap tentara Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina juga menyatakan sedikitnya empat warga Palestina tewas dalam serangan di Kota Tell yang melibatkan pemukim bersenjata dan pasukan Israel pada Jumat (24/7).

Operasi terbaru ini menambah panjang daftar eskalasi di Tepi Barat yang terus meningkat sejak perang di Jalur Gaza meletus pada Oktober 2023.

Berbagai organisasi hak asasi manusia berulang kali memperingatkan bahwa perluasan operasi militer, penahanan massal, penghancuran rumah, dan meningkatnya kekerasan pemukim terhadap warga Palestina berpotensi memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah pendudukan.

Baca Juga: Dalam Sebulan, Pemukim Israel Lakukan 1.349 Serangan Terhadap Warga Palestina

Di sisi lain, Israel menyatakan operasi tersebut ditujukan untuk memburu kelompok bersenjata yang dituduh bertanggung jawab atas serangan terhadap pasukannya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Rekomendasi untuk Anda