Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Hancurkan Bangunan Berisi 18 Rumah Apartemen di Al-Quds

Rendi Setiawan - Kamis, 4 Mei 2023 - 14:27 WIB

Kamis, 4 Mei 2023 - 14:27 WIB

6 Views

Al-Quds, MINA – Pasukan pendudukan Israel menghancurkan bangunan setinggi 6 lantai di Dahiyat Al-Salam di Anata, timur laut Al-Quds yang diduduki Israel.

Sumber-sumber lokal melaporkan, pasukan besar tentara pendudukan Israel menyerbu daerah Dahiyat, mengepung bangunan tersebut dan menghancurkannya tanpa menunjukkan soal pelanggaran atau peringatan sebelumnya.

Bangunan tersebut terdiri dari 6 lantai, dan di setiap lantai terdapat 3 rumah apartemen, sehingga totol ada 18 rumah apartemen di bangunan itu, dikutip dari Pusat Info Palestina, Kamis (4/5/2023).

Sementara luas setiap apartemen diperkirakan 150 meter persegi. Pada lantai pertama telah dihuni, dan sisanya dalam proses pembangunan.

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Serbuan ke Al-Aqsa oleh Ben-Gvir

Israel menginformasikan ratusan pemberitahuan pembongkaran bangunan pada April lalu, dengan dalih bangunan-bangunan tersebut tak memiliki izin.

Mereka juga mengeluarkan surat pemanggilan untuk menemui unit investigasi di pemerintah kota pendudukan Israel di Al-Quds.

Pada Rabu pagi, pasukan pendudukan Israel menghancurkan dua rumah milik seorang martir dan seorang tawanan di kota Salfit dan Qalqilya di Tepi Barat.

Sumber lokal melaporkan, pasukan pendudukan Israel menghancurkan rumah martir Muhammad Murad Souf di kota Haris, barat laut Salfit, yang melakukan aksi “Ariel” 6 bulan lalu.

Baca Juga: Israel Perluas Operasi Militer di Jalur Gaza

Sementara rumah tawanan Younis Hailan dihancurkan di desa Hajjah, sebelah timur Qalqilya, di Tepi Barat utara.(R/R2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Brigade Al-Quds Tembakkan Roket ke Permukiman Israel

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
juru bicara Kemlu RI, Roy Soemirat (foto: Sajadi/MINA)
Indonesia
Palestina