ISRAEL HUKUM TAHANAN TERMUDA ASAL YORDANIA SELAMA 15 TAHUN

foto: PIC
foto: PIC

Amman, 14 Safar 1437/27 November 2015 (MINA) – Sebuah pengadilan Israel menjatuhkan hukuman, Kamis (26/11), kepada tahanan termuda asal Yordania, Muhammad Suleiman hingga 15 tahun penjara dan denda 30.000 Shekel Israel.

Remaja yang berusia 16 tahun itu ditangkap pada Maret 2013 saat mengunjungi kerabatnya di Tepi Barat, dan mendapat 27 tuduhan, termasuk percobaan pembunuhan dan melukai tentara Israel, demikian laporan The Palestinian Information Center (PIC) yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

“Kompensasi atas tuduhan tersebut paling tidak harus dibayar dalam waktu dua bulan,” kata ayah Muhammad, Mahdi Suleiman.

Mahdi mengatakan, ia bertemu dengan Sekertaris Jenderal Perdana Menteri Yordania, dan mengeluhkan tentang beberapa karyawan di Departemen Luar Negeri yang memperlakukannya secara buruk ketika diminta untuk menindaklanjuti kasus Muhammad.

Menurut tim media pendukung tahanan Yordania di Israel, Fedaa, Mahdi mengatakan, Sekjen menyambutnya dengan baik dan meyakinkannya bahwa pemerintah akan menindaklanjuti kasus anaknya.

Maret 2013, Muhammad, tahanan termuda asal Yordania itu menghadiri lebih dari 60 sesi sidang dengan Otoritas Pendudukan Israel, dan menangguhkan persidangan tanpa alasan yang jelas.

Pada 14 Juni, Mahdi mulai melakukan aksi mogok makan di dekat Kementerian Luar Negeri Yordania untuk mendorong adanya bantuan yang mengatur kunjungan ke anaknya, dan lima hari kemudian kementrian berhasil mendapatkan visa untuknya.

Sang ayah mengunjungi anaknya di Penjara Megido di Haifa selama 45 menit yang terpisahkan oleh penghalang kaca. Mahdi mengatakan, sebelumnya ia mengharapkan dapat mengunjungi anaknya selama dua jam dengan kontak secara langsung.

Lembaga Fedaa mengatakan, sebanyak 24 tahanan dari Yordania berada di penjara-penjara Israel.(T/P008/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0