Israel Jadi Anggota Pengamat Uni Afrika, Dukungan untuk Perjuangan Palestina Takkan Terpengaruh

Markas Uni Afrika.(Foto: CFR)

Aljazair, MINA – Aljazair telah menegaskan keputusan Uni Afrika baru-baru ini untuk mengembalikan otoritas pendudukan Israel sebagai anggota pengamat tidak akan mempengaruhi dukungan organisasi Afrika untuk perjuangan Palestina.

“Keputusan baru-baru ini yang dibuat oleh Ketua Komisi Uni Afrika untuk menerima pengamat baru (Israel) tidak akan mempengaruhi dukungan kuat dan efektif organisasi kontinental ini untuk memperjuangkan Palestina yang adil,” kata Kementerian Luar Negeri Aljazair dalam siaran pers Ahad (25/7).

“Keputusan, yang diambil tanpa konsultasi ekstensif sebelumnya dengan semua negara anggota, tidak memiliki kemampuan atau kekuatan untuk memberikan legitimasi pada praktik dan perilaku Israel yang jadi pengamat baru,” tambah kementerian itu yang diberitakan PIC.

Uni Afrika mengumumkan Rabu lalu (21/7),  menerima kembali Israel sebagai anggota pengamat, 19 tahun setelah digulingkan dari blok pan-Afrika yang beranggotakan 55 negara itu karena tekanan oleh pemimpin Libya saat itu Muammar Gadhafi.

Para pejabat Israel telah mendorong kursi di Uni Afrika sejak penangguhannya tak lama setelah badan persatuan negara-negara Afrika itu dibentuk pada 2002 sebagai penerus Organisasi Persatuan Afrika.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)