Gaza, MINA – Israel mengklaim telah menewaskan Mohammed Odeh, tokoh yang disebut sebagai pimpinan baru sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam, dalam serangan udara di Kota Gaza, Selasa (26/5) malam waktu setempat.
Klaim tersebut disampaikan pejabat militer dan intelijen Israel di tengah berlanjutnya agresi di Jalur Gaza. KAN melaporkan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan serangan itu menargetkan Odeh yang disebut baru menggantikan pemimpin sebelumnya, Izzud Din al-Haddad, yang dilaporkan tewas awal bulan ini.
Menurut Israel, Odeh merupakan salah satu tokoh penting dalam struktur militer Hamas dan pernah memimpin divisi intelijen kelompok tersebut.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Media Palestina melaporkan serangan terjadi di kawasan Rimal, Gaza City dan menghantam sebuah bangunan permukiman. Selain Mohammed Odeh, beberapa anggota keluarganya juga dilaporkan menjadi korban. Sedikitnya belasan warga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Hamas kemudian mengonfirmasi gugurnya Mohammed Odeh. Dalam pernyataannya, Hamas menyebut Odeh sebagai bagian dari generasi awal pembentukan Brigade Al-Qassam dan telah aktif selama lebih dari tiga dekade dalam perjuangan Palestina.
Hamas juga mengecam serangan Israel yang dilakukan menjelang Idul Adha di tengah kondisi kemanusiaan Gaza yang semakin memburuk.
Sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023, Israel terus memburu para petinggi Hamas melalui operasi udara dan darat. Berbagai tokoh penting Hamas dilaporkan gugur dalam operasi tersebut, namun kelompok perlawanan Palestina itu tetap menyatakan akan melanjutkan perjuangan menghadapi pendudukan Israel di wilayah Palestina. []
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic