Israel Lakukan Penggerebekan dan Penangkapan di Tepi Barat

Tepi Barat, MINA – Pasukan pendudukan Israel pada Selasa (19/3) pagi melakukan sejumlah penggerebekan dan penangkapan warga Palestina di beberapa kota besar dan kecil di Tepi Barat yang diduduki, dengan dalih terlibat aksi perlawanan.

Sumber-sumber lokal mengatakan, bahwa pasukan pendudukan menangkap sekretaris gerakan Fatah di wilayah selatan Hebron, Awni Rujby, setelah menyerbu dan menggeladah rumahnya.

Hazem Falih al-Razzim, 20, ditangkap ketika melewati pos pemeriksaan militer di selatan Masjid Ibrahimi, Alray melaporkan yang dikutip MINA.

Di lokasi lain, pasukan pendudukan Israel menyerbu beberapa lingkungan di kota Hebron, mendirikan pos-pos pemeriksaan militer di pintu masuk kota utara dan selatan, serta pintu masuk kota Halhoul dan Su’air, menghentikan kendaraan warga dan memeriksa kartu identitas penumpang.

Sumber menunjukkan adanya penahanan oleh pendudukan terhadap pemuda Abdullah Yusuf Abu Farah (20 tahun), setelah menggerebek rumah ayahnya di kota Tekoa di tenggara Betlehem.

Pasukan pendudukan Israel juga merampas surat izin khusus untuk pekerja warga negara Abdullah al-Amour dari kota yang sama, setelah menyerbu rumahnya dan memeriksanya.

Selain itu, pasukan pendudukan Israel menyerbu kota Ramallah dan menangkap Mohammed Fares Hamed dari Salwad, Mahmoud Abdel Qader dari Rantis, Mohammed Jamal Ladadwa dari West Farm, dan Jamal Habis dari Deir Abu Meshaal di kota.

Pendudukan juga menangkap Thaer Anis Ghobash dari Eizariya di timur Yerusalem, Mohammad Naji Hamid dari Tiku, Firas dari Betlehem, Omar Abu Shousha dari kamp Askar di Nablus dan Mutassim Rabah Abbas dari Qaryut di selatan Nablus.

Pasukan pendudukan itu juga menerobos masuk ke rumah dua bersaudara Khadr dan Ahmed Shukair di kota Zawia dekat Salfit, yang sebelumnya telah ditangkap di pintu masuk kota, kemudian melakukan penyisiran di Burqin terdekat dan menyerbu Qarawat Bani Zeid di barat Ramallah.

Media Israel mengatakan, bahwa tentara menangkap 13 warga dari berbagai bagian Tepi Barat hari ini, mengklaim bahwa mereka terlibat dalam aksi perlawanan terhadap pendudukan Israel. (T/B05/RI-1)

Mi’raj news Agency (MINA)