Yerusalem, MINA – Koalisi lembaga-lembaga Palestina menyatakan otoritas penjajah Israel telah mengeluarkan lebih dari 1.000 perintah larangan masuk bagi warga Palestina ke Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Yerusalem sejak Januari 2026.
Dalam pernyataan yang dikutip Senin (19/10), koalisi tersebut menyebut kebijakan itu sebagai alat sistematis untuk membentuk ulang realitas di dalam tempat suci.
Koalisi memperingatkan, larangan tersebut bertujuan melemahkan ikatan warga Palestina di Yerusalem dengan Masjid Al-Aqsa sekaligus memperketat kendali atas akses umat Muslim ke tempat suci mereka.
Koalisi juga menyoroti peningkatan penggunaan perintah larangan masuk yang dinilai dapat membuka jalan bagi perluasan kunjungan pemukim Israel dan perubahan status quo di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Baca Juga: Serangan Zionis Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina
Mereka menyerukan Yordania, sebagai pihak yang memiliki peran dalam penjagaan situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem, serta negara-negara Arab dan Muslim dan organisasi internasional, untuk menjalankan tanggung jawab mereka dalam melindungi Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa.
Dalam perkembangan terkait, kelompok pemukim Yahudi ekstremis yang dikawal polisi Israel memasuki pelataran Masjid Al-Aqsa pada Ahad pagi, di tengah pembatasan ketat terhadap akses jamaah Muslim.
Menurut sumber-sumber lokal, sedikitnya 160 pemukim memasuki kompleks masjid melalui Gerbang Maghariba dalam beberapa kelompok. Mereka kemudian berkeliling di pelataran masjid.
Selama kunjungan tersebut, para pemukim menerima penjelasan dari sejumlah rabi mengenai apa yang mereka sebut sebagai “Bukit Bait Suci”. Beberapa di antara mereka juga melakukan ritual doa Talmud secara provokatif di kompleks tersebut.
Baca Juga: Puluhan Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Al-Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi
Pada saat yang sama, polisi pendudukan Israel memperketat pembatasan pergerakan dan akses jamaah Muslim di pintu-pintu masuk serta gerbang Masjid Al-Aqsa. Sejumlah jamaah dilaporkan dicegah memasuki tempat suci itu.
Kebijakan larangan masuk terhadap warga Palestina dan pembatasan akses jamaah Muslim terus menimbulkan kekhawatiran mengenai upaya mengubah kondisi yang telah berlaku di kompleks Masjid Al-Aqsa, salah satu situs suci utama bagi umat Islam. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Gunakan Kekerasan Pemukim untuk Usir Warga Palestina dari Tepi Barat
















Mina Indonesia
Mina Arabic