Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel-Palestina Sikapi Berbeda Konferensi di Paris

Rudi Hendrik - Jumat, 13 Januari 2017 - 20:20 WIB

Jumat, 13 Januari 2017 - 20:20 WIB

400 Views

Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan). (Foto: dok. JPost)

Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan). (Foto: dok. JPost)

 

Paris, 14 Rabi’ul Akhir 1438/13 Januari 2016 (MINA) – Konferensi yang dijadwalkan di Paris pada Ahad (15/1) untuk memulai kembali upaya perdamaian Palestina-Israel, disikapi berbeda oleh pemimpin kedua pihak yang bertikai.

Setidaknya 72 negara akan menghadiri konferensi di ibukota Perancis itu dalam upaya meletakkan kerangka kerja internasional untuk solusi antara Palestina dan Israel. Demikian Al Jazeera memberitakan yang dikutip MINA.

Sementara pihak Palestina menyambut baik inisiatif Perancis, Israel justeru menolak dan tidak mau memainkan peran apapun dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Pejabat: Israel Usulkan Gencatan Senjata 40 Hari di Gaza untuk Pemulangan Sandera 

Dalam pidatonya kepada para diplomat hari Kamis (12/1), Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan, konferensi ini bertujuan untuk memastikan dukungan dari masyarakat internasional untuk solusi dua negara sebagai acuan dalam negosiasi langsung di masa depan.

Dijadwalkan, Palestina dan Israel tidak akan mengambil bagian dalam pertemuan utama. Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diundang untuk datang ke Perancis setelah ada kesimpulan dari konferensi tersebut.

Netanyahu telah menolak undangan tersebut. Sementara Abbas akan bertemu rekan Perancisnya Francois Hollande hari Senin untuk diberikan pengarahan pada proses itu, kata pejabat Palestina.

Bangsa Palestina dalam beberapa tahun terakhir telah berkampanye agar masyarakat internasional mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan konflik Palestina.

Baca Juga: Idul Fitri: Hamas Kenang Keteguhan Hati Orang-Orang Hebat dan Perlawanan Heroiknya

Dikatakan bahwa pertemuan Paris juga akan menjadi kesempatan penting untuk mengutuk pembangunan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. (T/RI-1/RS1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: PRCS Temukan Jenazah 15 Personel Penyelamat yang Ditembaki Pasukan Israel

Rekomendasi untuk Anda