Gaza, MINA – Kantor media pemerintah di Gaza seperti dikutip oleh Quds Press, mengatakan, Senin (27/11) malam, tentara pendudukan Israel memperpanjang penahanan Direktur Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza selama 45 hari sambil menunggu penyelidikan.
Pasukan pendudukan, Kamis (23/11), menangkap Direktur Rumah Sakit Al-Shifa Muhammad Abu Salamiya dan sejumlah dokter di rumah sakit tersebut.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan penangguhan koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam proses evakuasi pasien dan tenaga medis dari rumah sakit di Jalur Gaza menyusul penahanan karyawan yang bekerja di sektor medis oleh tentara pendudukan Israel.”
Sebaliknya, WHO menegaskan, tidak memiliki informasi mengenai nasib direktur Kompleks Medis Shifa di Gaza dan menyerukan agar hak-haknya dihormati sepenuhnya.
Baca Juga: Jumlah Syahid di Jalur Gaza Capai 44.056 Jiwa, 104.268 Luka
Sementara jaringan Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania menyatakan keprihatinannya atas laporan kemungkinan keterlibatan WHO dalam penculikan personel medis oleh tentara pendudukan Israel di Gaza.
“Organisasi Kesehatan Dunia menjanjikan evakuasi yang aman bagi staf medis dan pasien ke Gaza selatan melalui koordinasi dengan (Israel), namun (tentara Israel) menghentikan konvoi tersebut dan menculik beberapa orang,” kata Euro-Mediterania dalam pernyataan. (T/RE1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Hamas Sambut Baik Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Netanyahu dan Gallant