Tel Aviv, MINA – Pemerintah Israel menyatakan siap melanjutkan serangan kepada Iran setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah Republik Islam tersebut.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Tel Aviv belum melihat adanya alasan untuk menghentikan konfrontasi, meski berbagai upaya diplomatik masih berlangsung. Yedioyh Ahronoth melaporkan, Jumat (10/7).
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyambut serangan terbaru Amerika Serikat terhadap Iran dan menyebut langkah itu sebagai bagian penting dalam menghadapi ancaman yang dinilai berasal dari Teheran.
Ia menegaskan militer Israel tetap berada dalam kesiapan penuh untuk melanjutkan pertempuran apabila situasi mengharuskannya.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Pernyataan Katz muncul di tengah meningkatnya kembali ketegangan kawasan setelah serangan AS memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah.
Pemerintah Israel selama ini menilai program nuklir dan kemampuan rudal Iran sebagai ancaman strategis, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya juga menegaskan bahwa Israel dan Amerika Serikat tetap memiliki kesamaan pandangan dalam isu-isu utama terkait Iran.
Serangan terbaru tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa Washington masih bersedia menggunakan opsi militer di tengah proses negosiasi yang belum menghasilkan penyelesaian menyeluruh.
Sejak pecahnya konflik pada awal 2026, kawasan Timur Tengah terus diwarnai aksi saling serang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang meningkatkan risiko meluasnya perang regional serta mengancam stabilitas jalur perdagangan internasional, termasuk di sekitar Selat Hormuz.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
Sejumlah negara dan organisasi internasional sebelumnya telah menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan kembali menempuh jalur diplomasi untuk mencegah eskalasi yang lebih luas.
Pernyataan Israel menunjukkan bahwa Tel Aviv masih mengandalkan tekanan militer sebagai bagian dari strateginya, sementara perkembangan di lapangan diperkirakan akan sangat bergantung pada respons Iran dan langkah lanjutan yang diambil Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid
















Mina Indonesia
Mina Arabic