Israel Rampas Makanan Buka Puasa di Masjid Al-Aqsa

Al-Quds, MINA – Pasukan Israel merampas makanan buka puasa (Iftar) Ramadhan di dekat kawasan gerbang Ashbat di Masjidil Aqsha dan memasang perlintasan besi di kawasan itu.

Menurut sumber di al-Quds, pasukan Israel merampas makanan iftar jamaah yang berpuasa di kawasan gerbang Ashbat, al-Quds, dan melarang jamaah untuk  berada di kawasan tersebut jelang adzan Mahgrib.

Selain itu, pasukan Israel memasang perlintasan besi di pelataran dan tangga gerbang Amod, untuk mencegah warga dan para pemuda duduk di lokasi tersebut, Palinfo melaporkan, Rabu (14/4).

Untuk mengecilkan suara takbir, pasukan Israel menghancurkan pintu menara Maghoribah dan Ashbat di kawasan Masjidil Aqsa.

Sebelumnya, perguruan tinggi Islam dan lembaga ulama dan dai di al-Quds menyerukan untuk mengintensifkan kehadiran ke Masjidil Aqsa al-Mubarak, dan bersiaga seiring datangnya bulan Ramadhan, dan melindungi kehormatan dan kebersihannya, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kedua lembaga tersebut menyebutkan, semua lokasi yang berada di dalam pagar merupakan bagian dari Masjidil Aqsa, dan masjid bisa digunakan untuk shalat, berdziir, tilawah quran dan bersiaga. Ditegaskan bahwa al-Aqsa semuanya adalah tempat shalat, mencakup masjid dan pelatarannya.

Kaum muslimin diserukan untuk menjadikan Ramadhan sebagai pintu kebaikan, mengakhiri konflik di individu, keluarga dan negara, Ramadhan merupakan bulan persatuan, toleransi dan kasih sayang.

Para aktifis al-Quds juga menyerukan intensifikasi kehadiran di Masjidil Aqsa, bersiaga, itikaf, sebagai salah satu bentuk pembelaan menghadapi konspirasi dan monopoli Israel. (T/R4/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)