ISRAEL RATAKAN TANAH PERTANIAN MILIK PETANI PALESTINA DI NABLUS

Pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina Muslim VillageNablus, 3 Dzulhijjah 1436/17 September 2015 (MINA) – Otoritas Pendudukan Israel membuldoser lahan pertanian milik petani Palestina di dekat Kota Nablus, utara Tepi Barat, membuka akses jalan yang menghubungkan permukiman ilegal atau pos-pos Yahudi di Tepi Barat.

Koordinator Komite Populer Melawan Tembok dan Permukiman Ilegal di Desa Qaryout, selatan Nablus, Bashar Qaryouti, mengatakan, buldoser Israel telah meratakan sebagian besar di daerah barat Qaryout dekat Nablus untuk membangun sebuah jalan menghubungkan permukiman ‘Eli’ dengan permukiman dan pos-pos ilegal Yahudi lainnya sebagai bagian dari rencana bertujuan menyita lebih besar lahan Palestina di Qaryout dan desa sekitarnya.

Qaryouti menegaskan, pemukim Yahudi meratakan tanah dan menumbangkan pohon zaitun di area menjadi pembuka jalan baru untuk melayani permukiman ilegal Yahudi, demikian Middle East Monitor (MEMO) melaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Rencana Israel terbaru itu akan menyebabkan pencaplokan ilegal lebih lanjut dari daerah milik warga Palestina, dan menghancurkan jalan selatan desa.

Dia menambahkan, pasukan Israel di permukiman ilegal ‘Shiloh’, berbatasan dengan desa tersebut, akan memantau pergerakan warga Palestina di daerah itu untuk mencegah petani bercocok tanam di tanah di dekat permukiman. (T/P002/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Comments: 0