Gaza, 14 Shafar 1436/7 Desember 2014 (MINA) – Israel menakap sepuluh orang nelayan Palestina di lepas pantai Jalur Gaza, kata Ketua Persatuan Nelayan Gaza, Ayyash.
Middle East Monitor melaporkan, yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin, Israel menyatakan perahu warga Palestina telah melampaui batas enam mil laut dari pantai, sebagaimana yang telah ditentukan untuk melakukan penangkapan ikan di lepas pantai Gaza.
Dilaporkan, Israel juga telah menyita kapal nelayan dimaksud.
Ayyash memaparkan, Israel sering menembaki kapal-kapal nelayan warga Palestina dengan dalih telah melampaui daerah yang ditentukan untuk penangkapan ikan.
Baca Juga: Abbas Tunjuk Ajudan Hussein al-Sheikh Sebagai Wakil Presiden PLO
“Israel selalu menghalang-halangi nelayan warga Palestina mencari nafkah, sekitar 50.000 warga Palestina bermata pencarian sebagai nelayan dan bisnis perikanan umumnya,” katanya.
Akhir Agustus lalu, dalam perjanjian gencvatan senjata, Israel mengizinkan nelayan Palestina untuk melakukan kegiatan mereka sampai enam mil laut di lepas pantai Jalur Gaza, sedangkan sebelumnya hanya mengizinkan tiga mil.
Gencatan senjata antar Israel dan faksi-faksi Palestina disepakati di Kairo pada 26 Agustus lalu. Serangan Israel ke Jalur Gaza berakhir di hari ke-51, setelah menewaskan lebih dari 2.160 warga Palestina.
Ayyash memperkirakan, kerugian nelayan-nelayan Palestina selama perang Israel baru-baru ini lebih dari enam juta dolar AS (sekitar 73 miliar rupiah).(T/P008/P2)
Baca Juga: Hamas Setuju Gencatan Senjata Selama Lima tahun
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)