Israel Tidak Izinkan Warga Suriah Mengungsi ke Wilayah yang Diduduki

Tel Aviv, MINA – Israel tidak akan mengizinkan warga Suriah mengungsi dari pengeboman besar-besaran di Suriah selatan untuk mencari perlindungan di wilayah yang diduduki.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan, Israel akan terus memberikan bantuan kepada para pengungsi di perbatasan, tetapi tidak akan mengizinkan warga Suriah memasuki daerah-daerah yang diduduki oleh militernya.

“Kami memantau dari dekat peristiwa di Suriah selatan. Kami akan menjaga kepentingan keamanan Israel. Seperti biasa, kami akan siap memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil, wanita dan anak-anak tetapi kami tidak akan menerima pengungsi Suriah ke wilayah kami,” katanya di Twitter, Sabtu (30/6), demikian The New Arab melaporkan.

Lieberman mengacu pada Dataran Tinggi Golan yang diduduki, wilayah Suriah yang disita oleh Israel dan dianeksasi secara ilegal dalam perang 1967 melawan negara-negara Arab.

Israel telah mengirimkan bantuan kepada para pengungsi yang berkemah di perbatasan dengan Golan yang diduduki pada Kamis (28/6) malam.

Rezim Suriah mulai melancarkan serangan sengit terhadap Daraa pada 19 Juni, dengan serangan udara bantuan Rusia yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Lebih dari 120.000 warga Suriah telah mengungsi dalam serangan pemerintah. (T/RI-1/RS1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)