Israel Tuding Iran Sumber Ketegangan di Jalur Gaza

Warga Israel tiarap di tanah saat mendengar sirine peringatan adanya serangan dari Jalur Gaza. (Foto: AP/Tsafrir Abayov)

Tel Aviv, MINA – Setelah tiga peluru mortir ditembakkan dari Gaza ke Israel selatan pada hari Jumat (29/12), pejabat tinggi Israel menyalahkan Hamas dan menuding Iran sebagai sumber ketegangan di Jalur Gaza.

Di media sosial dan dalam wawancara dengan media berita, Menteri Pertahanan Avigdor Liberman, Menteri Intelijen Yisrael Katz dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), semuanya menyalahkan Iran.

Tembakan mortir hari Jumat adalah serangan terakhir terhadap Israel yang segera dibalas dengan serangan udara terhadap pos pengintaian di Jalur Gaza yang terblokade. Namun, tidak ada korban yang dilaporkan.

Menurut laporan media Times of Israel, gerakan bersenjata Jihad Islam di daerah kantong itu mendapat dana dari Iran selama beberapa dekade dan mempertahankan hubungan dekat dengan Pengawal Revolusi (IRGC).

Sementara Hamas disebut merapat ke Teheran dalam beberapa tahun terakhir, terutama sayap militernya Brigade Izzuddin Al-Qassam.

“Setelah orang-orang Iran menghancurkan Yaman, Sudan, Lebanon dan Suriah, mereka mulai melakukan hal yang sama di Gaza,” kata Liberman pada Sabtu (30/12) malam, dalam sebuah video Facebook yang diterbitkan oleh Kementerian Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT). (T/RI-1/B05)

Mi’raj News Agency (MINA)