Jamaah Haji Kloter 15 Padang Galang Dana Untuk Korban Gempa NTB

Mekkah, MINA – Jamaah Haji Indonesia di tanah suci bahu-membahu menyisihkan uang untuk membantu korban gempa bumi di Lombok. Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif jemaah melihat perkembangan yang terjadi di tanah air melalui unggahan di media sosial dan pesan berantai di whats app.

Berdasarkan laporan dari Tenaga Musiman (Temus) Haji, Hal tersebut diungkapkan oleh ketua kloter 15 embarkasi Padang, Zilwadi Syamsuar. Ia menceritakan, “Awalnya dimulai dari banyaknya postingan-postingan keadaan kampung halaman kita di Indonesia tentang bencana di NTB yang terus berlanjut.”

Ziwaldi menjelaskan, “Ada jamaah kirim pesan melalui wa ke saya, bagaimana kalau kita galang dana untuk NTB, saya selaku ketua kloter 15 saya tawari ke jemaah lepas shalat , bahwa ada inisiatif dari jemaah, bukan dari saya ketua kloter, jamaah antusias menerima, akhirnya kami kumpulkan lah, maka kekumpul sekitar 14 juta rupiah dalam 5 hari dan uangya telah kita sampaikan ke petugas sektor untuk penyaluran selanjutnya.”

Kepala Sektor I Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekkah Ali Machzumi yang telah menerima  menerima uang dari para jamaah haji pada Jumat pagi (10/8) mengatakan, “Iya ada ketua kloter 15 embarkasi Padang menyampaikan bahwa ada jemaah berinisiatif sendiri ingin membantu, saya sampaikan jika itu inisiatif dari jemaah silahkan saja. Kita jelas mengapresiasi inisiatif dari jemaah haji 2018 khususnya PDG 15 yang terkait bantuan ini.”

Ali menambahkan bahwa sektor satu daerah kerja Mekkah pada Kamis malam telah membuat kotak peduli Lombok untuk sektor satu Mekkah dalam rangka memfasilitasi keinginan petugas haji yang ingin menyisihkan rizkiny dan kotak peduli lombok ini bersifat bebas bagi yang ingin membantu dan bukan sebuah instruksi atau kewajiban.

Adapun terkait distribusi Ali mengatakan akan berkonsultasi dengan Kantor Urusan Hajir Daker Mekkah, harapannya nantiya akan difasilitasi untuk kumpulkan di daker “Mungkin nanti didistrubiskan ke Lombok lewat Kementrian Agama. karena Di Kementrian Agama ada rekening khusus untuk menampung kepedulian terhadap bencana di Lombok” jelas Ali.

Salah satu petugas haji Indonesia, Pangeran Arsyad Ihsanulhaq, mengakui bahwa inisiatif dari jemaah ini ini sangat positif baik bagi korban di Lombok ataupun jemaah itu sendiri. “Tahun ini ada sekitar 221 ribu jemaah indonesia tentunya jika dari jumlah yang sebanyak ini berpartisipasi akan sangat membantu bagi para korban. Dan bagi yang memberi bantuan tentu ini momen yang sangat berharga karena dilakukan dari tanah suci saat hendak melaksanakan ibadah haji Insyallah akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat” ujar Pangeran Arsyad mahasiswa program Master di Universitas al-Azhar Kairo.(L/R04/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)