JAMA’AH MUSLIMIN (HIZBULLAH) IMBAU PEMERINTAH MYANMAR LINDUNGI WARGA MUSLIM ROHINGYA

imigran myanmar
Imigran asal Myanmar dan Bangladesh di kamp penampungan Aceh (Acehtribun)

Bogor, 29 Rajab 1436/18 Mei 2015 (MINA) – Jama’ah Muslimin (Hizbullah) mengimbau Pemerintah Myanmar untuk melindungi warga Rohingya, warganya sendiri, yang kini banyak terdampar di negara-negara tetangga, termasuk di Aceh, Indonesia.

“Kami mengirimkan pesan kepada pemerintah Myanmar untuk melindungi warganya, dari kalangan warga Muslim Rohingya,” kata Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah), KH Yakhsyallah Mansur,MA. dalam sebuah pernyataan pada Senin malam (18/5) di Masjid At-Taqwa Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Yakhsyallah mengingatkan bahwa sesama Muslim adalah bersaudara, maka di manapun dan dari warga manapun, manakala mereka adalah Muslim, maka semuanya ikut bertanggung jawab.

“Jika ada seorang apalagi sekelompok Muslim tersakiti, maka Muslim seluruh dunia ikut merasakan sakit,” ujarnya.

Dia juga menyatakan, jamaahnya mengkoordinir penyaluran bantuan untuk Muslim Rohingya yang terusir dari kampung halamannya, terutama yang terdampar di Aceh.

“Kami sudah koordinasikan dengan perwakilan kami di Sumatera Utara dan Aceh untuk menyalurkan bantuan kepada mereka,” imbuhnya.

Selain itu, melalui lembaga pesantrennya, juga menyiapkan bantuan beasiswa belajar bagi anak-anak Rohingya.

“Kami akan memberikan beasiswa untuk belajar di pesantren kami, supaya anak-anak Rohingya meperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya.

Bagi kaum Muslimin yang berkeinginan menitipkan infaq donasi untuk membantu Muslim Myanmar di penampungan Aceh, dapat melalui Bagian Keuangan Panitia Ustadz Hudzaifah di nomor 081387455020 atau langsung ke Pondok Pesantren Al-Fatah Jl Pesantren RT 02/05 Pasirangin, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, 16820, Telp 021-82498933.

Ratusan imigran asal Myanmar dan Bangladesh saat ini terdampar di peraian Aceh. Data menyebutkan, 47 etnis Rohingya diselamatkan di Laut Tamiang dan 677 lainnya di perairan Langsa. Sedangkan sepekan lalu, lebih dari 500 warga Rohingya terdampar di peraian Desa Meunasah Sagoe, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. (L/P011/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0