Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Salurkan Hewan Qurban untuk Empat Negara

Warga-Gaza-Persiapkan-Hewan-Qurban
Warga-Gaza-Persiapkan-Hewan-Qurban
Warga Gaza sedang memilih kambing yang akan di kurbankan pada Iedul Adha 1435 Hijriah. foto : mirajnews.com

Jakarta, MINA – Wadah kesatuan umat, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) salurkan hewan qurban untuk empat negara di mana Muslim adalah minoritas yang miskin dan tertindas.

“Alhamdulillah kita bisa menyalurkan hewan qurban ke empat negara, Philiphina, Kamboja, Sudan dan Gaza,” kata Deni Rahman, selaku Ketua Panitia Program Qurban Jama’ah Muslimin (Hizbullah) untuk Luar Negeri saat dihubungi MINA, Jumat (1/9) di Jakarta.

Ia menjelaskan program qurban untuk Muslim tertindas sudah dilakukan oleh Jama’ah Muslimin (Hizbullah) sejak beberapa tahun lalu.

“Tahun ini kita bisa menyalurkan 11 hewan qurban, yakni untuk Sudan 3, Gaza 2, Philipina 3, dan Kamboja 3 ekor,” jelas Deni.

Dalam pendistribusian, panitia bekerja sama dengan tokoh agama dan relawan di negara-negara tersebut untuk bisa disalurkan kepada yang membutuhkan.

Deni menambahkan, atas nama Jama’ah Muslimin (Hizbullah), ia mengucapkan terima kasih kepada para donatur dari berbagai wilayah di Indonesia yang percaya menyalurkan hewan qurban lewat panitia.

“Kami ucapkan jazakumullah khaira kepada donatur dari Cileungsi, Semarang, Cimahi, Banten, Bekasi, Jambi, mudah-mudahan dicatat dan dibalas oleh Allah dengan berlipat-lipat pahalanya,” doanya.

Jama’ah Muslimin (Hizbullah) merupakan wadah kesatuan umat Islam yang dalam pola perjuangannya berlandaskan pada Al-Quran dan As-Sunnah, dengan mengamalkan kepemimpinan berpola Khilafah ‘Alaa Minbhaajin Nubuwwah, di bawah pimpinan Imaamul Muslimin atau Khalifah.

Imaam saat ini KH Yakhsyallah Mansur,MA, meneruskan Imaam sebelumnya, H.Muhyiddin Hamidy (wafat 2014). Sedangkan Imaam pertama adalah Dr Syaikh Wali Al-Fattaah, yang dibaiat sebagai Imaam pada 10 Dzulhijjah 1372 H. / 20 Agustus 1953.

Selain memperkuat aqidah tauhidullah, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menekankan pada bidang tarbiyah, dengan mengelola Pondok Pesantren Al-Fatah, berbasis Tahfidz Al-Quran, yang kini tersebar di 20-an cabang se-Indonesia, menyebarkan dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alaamin, termasuk mengirimkan tenaga dai ke berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, seperti ke Malaysia, Filipina, Thailand, Hongkong dan Australia. (L/P3/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)