Jamaat-e-Islami Desak Pemerintah India Fasilitasi Pelaksanaan Idul Adha

New Delhi, MINA – Organisasi Massa Muslim terkemuka India, Jamaat-e-Islami Hind (JIH) mendesak pemerintah pusat India dan negara bagian untuk memfasilitasi kelancaran pelaksanaan Idul Adha, termasuk penyembelihan hewan qurban.

Pada konferensi pers virtual, Wakil Presiden JIH Muhammad Salim mengatakan, “kami telah menulis surat kepada Sekretaris Utama semua Negara dan Wilayah Serikat India untuk memastikan perayaan Idul Adha berjalan lancar di tengah pandemi Corona.” Indiana Waaz melaporkan, Sabtu (25/7).

Salim menekankan, penyembelihan hewan qurban merupakan ibadah paling penting pada hari-hari Idul Adha dan tidak ada alternatif ibadah itu.

Dewan Syariah Jamaat-e-Islami Hind juga telah mengeluarkan pedoman untuk komunitas Muslim, dan menekankan protokol kesehatan dan kebersihan yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan qurban.

Mengenai pelaksanaan shalat Idul Adha, Dewan Syariah juga menekankan norma jarak fisik, tidak mengizinkan anak-anak dan orang lanjut usia, dan tidak bersalam-salaman.

Kami mendesak agar pemerintah pusat dan negara bagian memberikan keamanan dan perlindungan terhadap unsur-unsur anti-sosial yang akan mengganggu pelaksanaan Idul Adha. (T/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)