Jepang Bantu Proyek-Proyek Pendidikan di Ramallah

Ramallah, MINA – Duta Besar Palestina dan Perwakilan Jepang untuk Palestina, Masayuki Magoshi, mengunjungi Desa Nilin di Provinsi Ramallah, Palestina, untuk merayakan selesainya proyek-proyek pendidikan  yang didanai oleh Pemerintah Jepang melalui Japan Grant Assistance untuk Proyek Keamanan Manusia Akar Rumput (GGP).

Hibah sebesar $85.215 diberikan kepada kotamadya Nilin sebagai upaya mengamankan lingkungan pendidikan yang sesuai bagi siswa di desa itu.

Digunakan untuk membangun gedung baru dengan tiga ruang kelas dan satu unit toilet di sekolah putri Nilin. Demikian Kantor Perwakilan Jepang untuk Palestina seperti dikutip WAFA, Selasa (17/5).

“Sekarang setelah proyek selesai, sekitar 81 siswa kelas enam telah mendapatkan manfaat langsung dari proyek di mana mereka telah dipindahkan dari ruang kelas kecil ke gedung baru,” kata Masayuki.

Dalam pidatonya, Masayuki Magoshi menekankan komitmen tegas Jepang dalam mendukung rakyat Palestina dari perspektif keamanan manusia serta pentingnya melaksanakan proyek pembangunan sosial, dan ekonomi yang diperlukan bagi masyarakat Palestina.

Ia juga mengunjung Desa Qibya di Ramallah untuk merayakan selesainya proyek peningkatan lingkungan pendidikan bagi penyandang disabilitas di 11 Sekolah di Ramallah.

Hibah sebesar $89.971 diberikan kepada Persatuan Pemuda Palestina untuk perbaikan lingkungan pendidikan bagi penyandang disabilitas di 11 Sekolah di Ramallah dengan merehabilitasi/membangun toilet bebas hambatan, lereng kursi roda, dan area air minum.

Sekarang setelah proyek selesai, sekitar 45 siswa penyandang disabilitas akan mendapatkan manfaat langsung dari proyek tersebut, dan sekitar 3.000 siswa lainnya telah mendapatkan manfaat dari area air minum.

Sejak 1993 Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan pembangunan resminya sekitar $2,2 miliar kepada Palestina. Proyek GGP telah dirumuskan bekerja sama dengan Otoritas Palestina melalui Kementerian Keuangan dan Perencanaan sejak 2010. (T/R6/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)