Jepang Rencana Kirim Satelit Kayu Pertama pada 2023

Tokyo, MINA – Sebuah tim gabungan dari Universitas Kyoto Jepang dan perusahaan produk kayu yang berbasis di Tokyo Sumitomo Forestry Co. akan menggunakan peralatan eksperimental ekstravehicular dari Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk pengujian.

Jika semuanya berjalan dengan baik, satelit kayu pertama di dunia dapat diluncurkan ke luar angkasa pada 2023 mendatang karena astronot Jepang diperkirakan akan memulai uji coba untuk memeriksa daya tahan kayu di luar angkasa pada Februari tahun ini.

Misi dipimpin oleh astronot Japan Aerospace Exploration Agency Takao Doi, rencananya adalah untuk “memanfaatkan keramahan lingkungan dan biaya rendah kayu dalam pengembangan ruang angkasa,” demikian dikutip dari Anadolu Agency, Ahad (2/1).

Awal bulan ini, untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir, Jepang memulai kampanye rekrutmen astronot dengan tujuan untuk mengirim misi ke Bulan pada paruh kedua tahun 2020-an.

“Bagian luar satelit yang direncanakan akan terbuat dari kayu dan akan terbakar saat memasuki kembali atmosfer bumi setelah akhir operasinya, sehingga mengurangi beban lingkungan,” kata tim tersebut.

Biaya satelit juga akan lebih murah dibandingkan harga saat ini di mana produsen menggunakan aluminium.

“Karena gelombang elektromagnetik dapat menembus kayu, satelit dapat berisi antena di dalamnya,” kata tim tersebut, menambahkan bahwa bagian luarnya “akan dilapisi kayu dan sel surya, dan akan menahan substrat elektronik di dalamnya.”

Strukturnya juga akan membawa lembaran kayu, dengan berbagai kekerasan, yang diukir dari berbagai jenis pohon.

“Sprei akan tetap terpapar ke luar angkasa selama sekitar sembilan bulan untuk memeriksa kerusakannya,” tim menjelaskan.(T/R1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.